Tergerak dari Informasi Media Sosial, PWI Batu Bara Bantu Ruslan

banner 120x600

Teks foto: PWI Batu Bara menyerahkan santunan dan paket sembako kepada keluarga Ruslan di Dusun Tasak I, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Minggu (16/8/2026).

 

Batu Bara, Radar007.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara bergerak cepat memberikan bantuan kepada Ruslan (30), warga Dusun Tasak I, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, yang tengah menghadapi kondisi kesehatan serius.

Bantuan berupa santunan dan paket sembako tersebut diserahkan PWI Batu Bara di kediaman Ruslan, Minggu (16/8/2026). Kondisi Ruslan sebelumnya menjadi perhatian setelah informasi mengenai sakit yang dialaminya beredar melalui media sosial Facebook.

Mengetahui informasi tersebut, Ketua PWI Batu Bara Muhammad Amin bersama Sekretaris Rudi Purnomo dan Wakil Sekretaris Syahrudin Nur Harahap langsung mendatangi rumah Ruslan.

Dalam kesempatan yang sama, PWI Batu Bara juga memberikan bantuan kepada Juraida dan Nurlela.

Muhammad Amin mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial PWI Batu Bara terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga Ruslan. Kami berharap masih ada orang baik yang peduli dan bersedia membantu Ruslan,” ujar Amin.

Amin mengatakan, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PWI Batu Bara memilih memperkuat kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya ditunjukkan melalui berbagai permainan dan perlombaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Bagi kami, merdeka itu bukan hanya lepas dari penjajahan. Masyarakat juga harus merasakan kemerdekaan dari kelaparan dan mendapatkan perhatian ketika sakit. Gerakan ini murni untuk kemaslahatan umat,” katanya.

Keluarga Terkendala Biaya

Sementara itu, keluarga Ruslan mengatakan bahwa Ruslan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun, keluarga mengaku tetap mengalami kendala biaya ketika harus membawa Ruslan ke rumah sakit.

“Anak kami ada BPJS, tetapi hendak membawa ke rumah sakit membutuhkan biaya juga. Sementara kami hidup pas-pasan,” ungkap ayah Ruslan.

Keluarga menyebut, berdasarkan informasi dari Rumah Sakit Bidadari, Ruslan mengalami penyakit paru-paru dan jantung. Ruslan juga sempat direncanakan untuk dirujuk ke rumah sakit di Medan.

“Dari Rumah Sakit Bidadari mengatakan anak kami mengidap penyakit paru dan jantung. Kemarin mau dirujuk ke Medan, tetapi tidak kami bawa karena biaya. Yang menjaga juga tidak ada,” ujar pihak keluarga.

Keluarga berharap perhatian dan bantuan dari berbagai pihak agar Ruslan dapat memperoleh penanganan medis lebih lanjut.

Pihak keluarga juga menyebut Ruslan sebagai salah satu korban penyalahgunaan narkoba. Pernyataan tersebut merupakan keterangan keluarga dan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang.

Reporter: Erwanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *