
Oleh : Gus Takim
Laporan palsu dari tangan bawahanmu
Kau bungkus jadi mahkota kebanggaan
Lalu kau berdiri gagah di atas mimbar
Berseru lantang: “Rakyatku makmur!”
Padahal di bawah sana…
Ibu-ibu menimbang beras setengah kilo
Bapak-bapak menggadaikan cangkul
Anak-anak belajar dengan perut kosong
Dengan garang kau berteriak:
“Siapa yang tak suka kebijakanku, dialah musuh!”
Lalu sunyi…
Karena takut jadi musuh
Rakyatmu memilih bungkam
Apakah kau tak mendengar?
Itu suara sendi patah
Itu tangis di balik pintu
Itu batuk lapar di tengah malam
Kau kurung suara kami di jeruji kebijakan
Bicara keras membuat tenggorokan serak
Tapi tak ada nada yang sampai ke telingamu
Karena kau terlalu tinggi untuk menunduk
Wahai pemimpin…
Ingatlah, tahta yang dibangun dari kertas bohong
Akan runtuh diterpa angin kebenaran
Kami sudah lelah menunggu
Kami sudah habis air mata
Kini kami hanya bisa menengadah
Menunggu tangan Ilahi turun
Menghentikan permainan ini
Karena negeri ini bukan milikmu seorang
Negeri ini milik kami…
Rakyat yang kau diamkan.
(Untuk mereka yang masih punya hati)
Tim Redaksi
www.radar007.com







