Danrindam IV/Diponegoro Tegaskan Lahirnya Prajurit Infanteri Tangguh, 934 Siswa Resmi Lulus Pendidikan Kejuruan TNI AD 2026
MAGELANG, Radar007.com – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mencetak prajurit infanteri yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas kembali dibuktikan. Danrindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han., memimpin langsung Sidang Dewan Penasehat Pendidikan (Wanhatdik) bagi siswa Dikjurba dan Dikjurta Infanteri Abit Dikmaba serta Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Ruang Yudha Mako Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Jumat (19/6/2026).
Sidang Wanhatdik menjadi tahapan penting dalam menentukan kelulusan para siswa yang telah menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan kejuruan Infanteri. Selain menetapkan status kelulusan, sidang juga menjadi forum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendidikan yang telah dijalani para calon prajurit.
Dalam pemaparannya, Kabagdik Rindam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Imron Masyhadi, S.E., menyampaikan hasil capaian pendidikan siswa yang meliputi aspek akademik, kemampuan jasmani, serta sikap dan perilaku selama mengikuti pendidikan. Data tersebut menjadi dasar bagi Danrindam dalam menetapkan kelulusan sekaligus menentukan peringkat lulusan terbaik dan evaluasi terhadap lulusan dengan capaian terendah.
Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Hindratno Devidanto menegaskan bahwa setiap prajurit Infanteri harus memiliki tiga karakter utama yang menjadi fondasi pengabdian kepada bangsa dan negara, yakni tanggap, tanggon, dan trengginas.
“Tanggap berarti memiliki kecerdasan, kemampuan berpikir cepat, tepat, dan taktis dalam menghadapi setiap persoalan. Tanggon berarti berkarakter kuat, disiplin, tangguh secara mental, serta tahan menghadapi berbagai ujian. Sedangkan trengginas berarti memiliki keterampilan, ketangkasan, dan kondisi fisik yang prima untuk melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan,” tegas Danrindam.
Berdasarkan hasil sidang, seluruh peserta didik dinyatakan lulus 100 persen, sebuah capaian yang menunjukkan keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan yang dilaksanakan Rindam IV/Diponegoro.
Rinciannya sebagai berikut:
Dikjurba Infanteri Abit Dikmaba If TNI AD Gelombang I TA 2026 diikuti 172 siswa, dengan 9 siswa meraih predikat Memuaskan dan 163 siswa memperoleh predikat Baik.
Dikjurta Infanteri Abit Dikmata If TNI AD Gelombang I TA 2026 diikuti 762 siswa, dengan 69 siswa meraih predikat Memuaskan dan 693 siswa memperoleh predikat Baik.
Sidang juga menetapkan prajurit terbaik yang berhasil meraih Nilai Prestasi Akhir (NPA) tertinggi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, dan kerja keras selama menempuh pendidikan.
Untuk kategori Dikjurba Infanteri, predikat lulusan terbaik diraih oleh Kevin Ramadhan Putra Purnomo (Nosis 1939) dengan NPA 828,94. Sementara pada kategori Dikjurta Infanteri, predikat lulusan terbaik diraih oleh Ahmad Qoidul Khoir (Nosis 3720) dengan NPA 871,20.
Keberhasilan meluluskan 934 prajurit Infanteri ini menjadi bukti nyata keseriusan Rindam IV/Diponegoro dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI AD yang unggul, profesional, dan siap menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sidang Wanhatdik tidak hanya menjadi penentu akhir pendidikan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen evaluasi strategis guna memastikan kualitas pendidikan TNI AD terus berkembang dan mampu melahirkan prajurit yang siap menghadapi dinamika tugas di masa depan.
(One/Penpas)










