Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kawal Pekerjaan Proyek Milyaran Dinas Kesehatan 

banner 120x600

PRINGSEWU, Radar007 – Empat proyek fisik di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, dengan total nilai Rp14.384.109.250,93 telah mulai dikerjakan. Proyek senilai miliaran rupiah yang bersumber dari uang rakyat itu meliputi pembangunan Puskesmas dan sejumlah ruang pelayanan baru.

Berdasarkan data LPSE Kabupaten Pringsewu, keempat paket pekerjaan konstruksi tersebut sudah berkontrak dan ditangani oleh 4 perusahaan berbeda. Berikut rinciannya:

1. Pembangunan Puskesmas Pringsewu Pemenang: CV. DWI BASKORO. Alamat: Jl. Kopi Selatan I No 37, Way Halim, Bandar Lampung. Nilai Kontrak: Rp 8.234.954.714,01

2. Pembangunan Ruang Cathlab Pemenang: CV. BETIK GAWI JEJAMA Alamat: Perumahan Serambi Sumatera Blok F2 No. 19, Lampung Selatan. Nilai Kontrak: Rp 3.103.045.357,45

3. Pembangunan Ruang PICU.  Pemenang: CV. PUTRI KEMBAR SEJAHTERA Alamat: Jl. Teuku Cik Ditiro No. 09, Bandar Lampung Nilai Kontrak: Rp 1.866.981.922,30

4. Pembangunan Ruang Cytotoxic Pemenang: CV. LEMBAYUNG SUTRA Alamat: Jl. Ra. Basyid gg Kapten Subil No.81, Tanjung Senang, Bandar Lampung Nilai Kontrak: Rp 1.179.127.257,17.

Ahmad, salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Pringsewu, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proyek.

“Ini uang rakyat. Artinya pembangunan tersebut dari uang kita juga. Nilainya tidak sedikit, miliaran rupiah. Kita minta semua elemen masyarakat, LSM, Jurnalis, dan warga sekitar lokasi proyek ikut mengawasi. Pastikan pekerjaan sesuai spek, volume sesuai RAB, dan tidak ada mark up,” kata Ahmad saat ditemui di Pringsewu, Sabtu (30/8/2026).

Menurut Ahmad, pengawasan publik penting agar anggaran benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan PPK untuk transparan dalam pelaksanaan, mulai dari pemasangan papan proyek, keterbukaan informasi RAB hingga laporan kemajuan pekerjaan.

“Kalau ada kejanggalan di lapangan seperti material tidak sesuai atau pekerjaan asal jadi, segera laporkan. Jangan sampai anggaran besar ini tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pringsewu,” tegasnya. (Maskur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *