Medan | Radar007.com
Gelombang dukungan terhadap Hasyim SE untuk maju sebagai Wali Kota Medan kian menguat. Kali ini, dukungan datang dari Aliansi Rakyat Medan Bersatu (ARMED-10), gabungan sepuluh organisasi masyarakat yang menyatakan sikap tegas mendukung Hasyim sebagai figur inklusif sekaligus harapan baru bagi masa depan Kota Medan, Rabu (22/4).
ARMED-10 menilai Hasyim SE sebagai sosok pemimpin yang memiliki paket lengkap: berpengalaman di dunia politik, berkarakter tenang, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Gaya kepemimpinannya yang inklusif dan penuh pertimbangan dinilai mampu menjawab berbagai tantangan kompleks yang dihadapi Medan saat ini.
Rekam jejak Hasyim menjadi faktor utama menguatnya dukungan. Ia dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Medan selama tiga periode berturut-turut—sebuah bukti nyata konsistensi, loyalitas, dan kapasitas kepemimpinannya.
Di bawah arahannya, PDI Perjuangan Kota Medan berhasil mempertahankan posisi sebagai pemenang Pemilu. Bahkan, capaian tersebut mengantarkan kader PDIP menduduki kursi Ketua DPRD Medan selama dua periode berturut-turut, yakni 2019–2024 dan berlanjut pada 2024–2029.
Aliansi ARMED-10 sendiri terdiri dari sepuluh organisasi, antara lain FORMES-1, LJ-PMP, FKM-1, FONACI, KMMB, KOPA-MU, ARSIS, JADEM, KM2-NUSA, serta GEMA-CI—yang masing-masing memiliki basis massa dan jaringan sosial yang kuat di Kota Medan.
Koordinator KMMB sekaligus inisiator ARMED-10, Afrianda Pane, menegaskan bahwa Medan membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Medan ini butuh figur yang menyatukan, bukan memecah. Sosok itu ada pada Hasyim SE,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua FORMES-1, Akbar Ali. Ia menilai Hasyim bukan hanya berpengalaman sebagai anggota DPRD Medan selama tiga periode, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dalam memimpin.
“Ia tahu kapan berbicara, kapan mendengar, dan kapan bertindak. Itu kualitas penting seorang pemimpin,” ujarnya.
Menurut ARMED-10, Hasyim dikenal luas sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat. Ia kerap turun langsung menyerap aspirasi warga tanpa sekat, serta menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan.
Kedekatan tersebut menjadikan Hasyim sebagai figur yang tidak berjarak dengan rakyat. Ia mampu membangun komunikasi lintas kelompok, menghargai perbedaan, dan menolak politik identitas yang berpotensi memecah belah persatuan.
Sebagai bentuk keseriusan dukungan, ARMED-10 memastikan akan segera menggelar deklarasi resmi untuk mendorong Hasyim SE maju sebagai calon Wali Kota Medan.
Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum besar untuk menyatukan kekuatan masyarakat dalam mewujudkan kepemimpinan yang membawa Medan menuju masa depan yang lebih maju, harmonis, dan berkeadilan.(red)










