Tiga Pilar Bontoduri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

banner 120x600

Makassar, Radar007.com — Sinergitas tiga pilar di Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, terus diperkuat sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penguatan koordinasi tersebut diwujudkan melalui Forum Diskusi Kamtibmas yang digelar di Kantor Kelurahan Bontoduri, Jalan Daeng Tata 1 Nomor 05, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis malam sekitar pukul 22.00 WITA itu melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontoduri, Brigpol Andi Ruil Syar., S.H., Babinsa Bontoduri Serda Burhanuddin, tokoh masyarakat, serta para ketua RT/RW.

Forum tersebut menjadi ruang komunikasi bersama untuk mengevaluasi perkembangan situasi kamtibmas, memperkuat koordinasi lintas unsur, sekaligus memetakan potensi gangguan keamanan sejak dini.

Selain aspek deteksi dini, peserta forum juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Setiap persoalan warga didorong untuk diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris, S.H., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun keamanan yang berkelanjutan.

“Sinergitas harus terus dijaga melalui komunikasi yang aktif. Dengan deteksi dini dan kepedulian bersama, potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sebelum berkembang,” ujar Kompol Muhammad Idris.

Senada, Kanit Binmas Polsek Tamalate, Iptu Fendy Sjahril, mengajak seluruh elemen masyarakat tidak bersikap pasif terhadap kondisi lingkungan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Setiap persoalan yang terjadi dikomunikasikan dan diselesaikan secara musyawarah agar tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Forum tersebut berlangsung aman dan lancar. Pertemuan menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi sebagai instrumen deteksi dini dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kelurahan Bontoduri.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kepekaan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat.

(Robby.RCAZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *