“Prof Sutan Nasomal: Presiden RI Siaga Terhadap Jepang—China Memanas Jika Terjadi  Perang”

banner 120x600
Foto (ist) Ket. Prof Dr KH Sutan Nasomal

Radar007.com, Jakarta — Situasi suhu perang semangkin memanas Jepang China menjadi cermin buat Presiden RI agar menjaga segala kemungkinan yang mungkin terjadi sebaiknya RI siaga satu mulai sekarang.

“Pak Prabowo Subianto agar memerintahkan Panglima dan Kapolri beserta Jajaran lainnya termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) supaya memantau situasi di luar negeri 1×24 jam non stop,” ujar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Selasa (25/11/2025) via telpon selulernya.

Seperti mendapatkan restu dan dukungan besar oleh kondisi kekacauan global dunia dengan reaksi Jepang dan China siap perang.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa sikap jepang menarik perhatian dunia international yang meningkatkan siaga perang dengan china serta menarik warga negaranya untuk keluar dari china secepatnya.

Begitu pula warga negara china yang berada di jepang diminta keluar dari Jepang secepatnya. Agar bila dalam beberapa hari kedepan tidak ada kendala untuk perang secara terbuka.

Prof Sutan menyampaikan kepada media bahwa Kekuatan Militer China yang lebih unggul kekuatannya dari pada jepang adalah kunci yang bisa membawa china unggul atau menang. Juga china akan di dukung korut dan rusia.

Jepang memang tidak sekuat china kekuatan militernya tetapi tidak bisa diremehkan karena jepang punya pengalaman perang dan pernah mengalahkan china pada perang dunia ke dua. Pengalaman jepang pernah hancur oleh bom atom yang dikirim oleh amerika. Maka jepang memiliki teknologi perang yang lebih tinggi saat ini.

Catatan dan data negara negara yang memiliki hulu ledak nuklir dan jepang tidak memiliki Nuklir. Amerika dan Russia negara terbesar memiliki hulu ledak nuklir.

“Apakah bila perang terjadi antara China dan Jepang akan melibatkan negara negara pemilik Nuklir,” ucapnya.

Prof Sutan menyampaikan kepada media bahwa keterlibatan Nuklir bisa terjadi saat ini karena perang di timteng antara palestina dan israel sudah menghabiskan stok pedagang alutista militer.

“Perang rusia dan ukraina juga sudah menarik dan menguras stok persenjataan berat atau alat alat tempur canggih. Maka bila China dan jepang perang. Tentu adalah puncak pertandingan olimpiade dalam unjuk kekuatan perang,” bebernya.

Perang Nuklir memang sudah diperkirakan terjadi bila china dan jepang terjadi. Korut akan ikut campur. Korsel akan terlibat. Rusia akan menghidupkan nuklirnya. Amerika juga seperti itu. Maka disusul negara negara lain yang punya nuklir dan merasa terancam.

Situasi terburuk perang dengan nuklir di tahun 2026 memang sudah di baca oleh para pakar strategi perang di banyak dunia. Maka Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto harus siaga satu dan mengambil langkah langkah untuk mengamankan Negara Indonesia.

Laut samudra Indonesia bisa menjadi terminal semua kapal selam seluruh dunia dan kapal induk. Pulau pulau akan menjadi lapangan terbang dan gudang semua logistik perang negara barat dan timur. Walau perang tidak lama di laut china dan jepang. Kemungkinan akan lama di laut Indonesia.

Alasan Taiwan jadi rebutan saat ini akan mengalami hal yang sama seperti palestina dan di jadikan objek adu kekuatan militer Timur dan Barat di Timteng. Taiwan akan hancur di jadikan objek uji coba perang di ASIA oleh para ahli perang dunia.

Keterlibatan Amerika dan Rusia bukan cerita baru lagi dengan kekuatan militernya di ASIA. “Maka perlu pertimbangan besar kekuatan militer Indonesia harus mulai di siapkan sebelum hal terburuk terjadi,” tandas Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri/Pengasuh Ponpes ASS SAQWA Plus.

 

Editor: Nol-nol Tujuh 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *