Batu Bara, Radar007.com — Warisan sejarah di Kabupaten Batu Bara kembali menghadapi ancaman. Kubah Datuk Simpang Dolok, yang berada di Desa Perkebunan Kwala Gunung, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin kencang pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Benda bersejarah yang diyakini menjadi bagian dari jejak kepemimpinan dan perjuangan lokal tersebut bukan sekadar benda tua. Keberadaannya merupakan fragmen penting dari identitas sejarah masyarakat Batu Bara, sebagaimana peninggalan Meriam di Bogak dan Nanasiam.


Kerusakan ini semestinya menjadi alarm bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat. Sebab, jika peninggalan sejarah dibiarkan tanpa perawatan dan perlindungan memadai, yang hilang bukan hanya sebuah benda, tetapi sepotong ingatan kolektif tentang asal-usul daerah.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan pendataan, pengamanan, serta upaya pemulihan terhadap Kubah Datuk Simpang Dolok sesuai ketentuan pelestarian cagar budaya.
Sejarah tidak dapat diulang, dan ketika peninggalannya runtuh, sebagian dari identitas kita ikut terancam hilang. Kini, perhatian dan tindakan nyata pemerintah menjadi penting agar warisan leluhur tersebut dapat kembali berdiri dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Reporter: Erwanto
Sumber: Penjaga Kubah Datuk (Sihombing/ WA: 0815-3646-2769)










