
JAKARTA – Pertama kali Sultan Fadhil Sa’bal mendaftar lewat online di SCTV. Waktunya sudah mepet, tapi alhamdulillah lolos tahap awal. Setelah itu, audisi dilanjutkan via Zoom. Alhamdulillah lolos lagi. Tahap berikutnya, kami diminta mengirim video. Alhamdulillah, lolos juga.
Kemudian Sultan dipanggil untuk audisi offline di Hotel Ibis Yogyakarta. Alhamdulillah lolos lagi dan langsung diminta tanda tangan kontrak. Salah satu konsekuensinya, jika masuk, peserta harus menjalani karantina selama 4 bulan.
Saat itu saya sempat bingung karena Sultan masih kelas 3 SMP dan akan ujian. Pihak penyelenggara menyarankan untuk mengurus dispensasi. Saya lalu menghubungi Dinas, Pak Yudi, dan Wakil Bupati Pak Dion untuk meminta dispensasi. Alhamdulillah disetujui. Sultan berangkat ke Jakarta pada Sabtu, 4 April. Sementara ujian SMP-nya dilaksanakan Senin dan Selasa, dengan menumpang ujian di SMP Jakarta.
Karantina dimulai sejak 4 April dan masih berjalan sampai sekarang. Mohon doanya. Jika belum tereliminasi, karantina akan berlangsung selama 4 bulan penuh.
Saat ini Sultan masuk 20 besar. Selasa besok, Sultan tampil lagi di Grup B. Setiap minggu ada 4 peserta yang tereliminasi. Jika lolos, Sultan akan masuk 16 besar. Padahal pendaftar awalnya lebih dari 4.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Selama karantina, kami tidak boleh bertemu. Bertemu pun hanya 15 menit setelah lomba selesai, lalu Sultan kembali ke karantina. Telepon juga sangat terbatas.
Informasi pendaftaran dulu kami dapat dari Instagram dan TikTok. Pendaftarannya memang dibuka lewat media sosial.
Untuk lagu, peserta tidak boleh memilih. Semua ditentukan penyelenggara sebagai tantangan. Untuk babak duet, Sultan mendapat lagu “Cintanya Aku”. Saat penilaian, Ahmad Dhani meminta Sultan menyanyikan lagu jazz: “Spain” dari Al Jarreau dan “Feeling Good” dari Michael Bublé.
Mentor vokalnya, khusus R&B, saya agak lupa namanya.
Sebagai orang tua, saya sangat bersyukur, bangga, dan terharu. Sultan sudah berlatih dan ikut lomba menyanyi sejak usia 3 tahun. Alhamdulillah, sekarang ada hasilnya. Sebagai anak daerah, bisa tembus ajang nasional rasanya luar biasa. Ini memang cita-cita Sultan: ikut ajang pencarian bakat di TV. Alhamdulillah, Allah memberi rezeki.
Dari Jawa Tengah yang lolos ada dari Semarang dan Wonosobo. Dari Yogyakarta banyak yang daftar, kebanyakan teman-teman Sultan, tapi yang lolos hanya Sultan. Dari Purworejo, sejauh yang saya tahu, hanya Sultan.
Dukungan dari daerah sejauh ini berupa dispensasi ujian dan ucapan dari Bupati. Untuk dukungan lain belum ada. Alhamdulillah, ujian TKA Sultan di SMP Jakarta berjalan aman.
Dukungan masyarakat saat ini bisa lewat aplikasi http://Video.com dan filter TikTok. Saat Sultan tampil, penonton bisa memberi virtual gift di sana. Untuk babak 24 besar hingga 10 besar, penentuan masih di tangan juri.
Ajang yang diikuti Sultan adalah The Icon Indonesia. Alhamdulillah sudah 20 besar.
Mohon dukungan dan doa dari masyarakat Purworejo agar Sultan bisa lolos ke babak selanjutnya. Tolong follow akun Instagram Sultan: @theicon_sultan.
Sultan akan tampil Selasa ini. Saya mohon dukungan juga dari Paguyuban yang ada di Purworejo.
Mustakim
www.radar007.com


