Ditekan  Atlas 1-3 di Final, Patriot Purworejo Pulang Bawa Gelar Juara Dua Kejurnas: Bupati Yuli Sebut Prestasi Membanggakan

JAKARTA | Radar007.com

Dukungan penuh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H. mengiringi langkah Patriot Purworejo di partai puncak Kejurnas Voli Indoor U-18 2026 Putra. Bertarung di GOR Bulungan, Jakarta, Sabtu (9/5/2026), Patriot berhadapan dengan Atlas Semarang.

Tribun bergemuruh oleh suporter perantau Purworejo yang datang langsung memberi semangat. Laga berlangsung sengit. Patriot harus puas di posisi kedua usai kalah 1-3 dari Atlas. Capaian ini tetap istimewa: menyisihkan 79 tim terbaik se-Indonesia hingga ke final.

Bupati Yuli menyebut hasil itu sebagai kebanggaan daerah. “Luar biasa. Menembus final dan jadi runner-up dari puluhan tim adalah prestasi hebat untuk Purworejo,” ucapnya.

Ia meminta tim tak larut kecewa. “Jadikan ini bahan bakar untuk prestasi lebih tinggi. Terima kasih sudah bertanding ikhlas mengharumkan nama Purworejo,” pesan Yuli.

Pelatih Jiwangga mengaku bersyukur atas perjuangan anak asuhnya. “Mereka sudah habis-habisan. Lawan tampil lebih tenang dan rapi. Ini evaluasi. Kami akan berlatih lebih keras,” tegasnya. (ADV)

Laporan: Mustakim

 

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Purworejo Gelar Sosialisasi KHA untuk Perangkat Desa

Jawa Tengah, Radar007.com 

Menyikapi masih ditemukannya kasus pernikahan dini di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Purworejo terus memperkuat upaya pencegahan secara persuasif dan berkelanjutan. Salah satu langkahnya adalah menggelar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak dan Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo.

Kegiatan berlangsung di Aula PKK Kabupaten Purworejo, Selasa (14/4/2026). Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan komitmen bersama dalam perlindungan anak di Kabupaten Purworejo.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Yuli Hastuti, S.H., didampingi Kepala DPPPAPMD Laksana Sakti, A.P., http://M.Si. Peserta kegiatan berasal dari unsur perangkat desa dari delapan kecamatan, yakni Purworejo, Gebang, Ngombol, Bayan, Banyuurip, Kaligesing, Bener, dan Loano.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh peserta dalam melindungi anak sebagai generasi penerus pembangunan daerah. “Anak merupakan aset bangsa yang harus kita lindungi bersama. Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen menjamin pemenuhan hak anak serta mencegah praktik perkawinan usia anak,” tegasnya.

Bupati menambahkan, pernikahan dini membawa dampak negatif yang luas. Mulai dari terhambatnya pendidikan, meningkatnya risiko kemiskinan, hingga risiko kesehatan bagi ibu dan bayi.

 

Laporan: Mustakim