Lebak, Radar007.com – Respons cepat layanan darurat 110 Polres Lebak menuai apresiasi dari Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, setelah personel kepolisian bergerak cepat mendatangi RS Kartini menyusul laporan dugaan penahanan pasien karena belum mampu melunasi biaya pelayanan.
Menurut King Naga, gerak cepat aparat menunjukkan bahwa Polres Lebak hadir dan sigap menjawab setiap pengaduan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan persoalan kemanusiaan.
“Begitu laporan masuk melalui layanan 110, personel langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Ini bentuk pelayanan publik yang patut diapresiasi,” tegas King Naga, Minggu (12/7/2026).
Namun di balik apresiasi tersebut, King Naga melontarkan kritik keras terhadap sikap pihak RS Kartini. Ia menyebut upaya mediasi dan negosiasi yang dilakukan personel Polres Lebak di lokasi tidak mendapat respons yang diharapkan dari pihak rumah sakit.
Menurutnya, ketika yang dihadapi adalah masyarakat kecil yang sedang tertimpa musibah, nilai-nilai kemanusiaan semestinya lebih dikedepankan daripada persoalan administratif maupun finansial.
“Rumah sakit adalah tempat orang mencari harapan, bukan tempat yang membuat keluarga pasien semakin terpuruk. Seharusnya ada kebijakan yang lebih manusiawi dalam menyikapi kondisi seperti ini,” ujarnya.
King Naga mengungkapkan, akibat situasi tersebut keluarga pasien dikabarkan harus berutang dan meminjam uang ke berbagai pihak hanya agar pasien dapat dipulangkan.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Bayangkan, keluarga yang sedang menghadapi cobaan masih harus pontang-panting mencari pinjaman agar anggota keluarganya bisa pulang. Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap hal biasa,” tegasnya.
Ia mendesak instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit, khususnya menyangkut penanganan pasien dari keluarga kurang mampu, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Kartini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penahanan pasien tersebut maupun tanggapan atas pernyataan King Naga. Demi menjaga keberimbangan informasi, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak rumah sakit dan akan memperbarui pemberitaan setelah keterangan resmi diterima.(**)









