Krisis Air 3 Bulan di Tanjung Tiram: Direktur PDAM Tirta Tanjung Akui Kerusakan Infrastruktur, Janjikan Perbaikan Bertahap

banner 120x600

Batu Bara, Radar007.com — Menjawab keluhan warga Tanjung Tiram yang sudah lebih dari tiga bulan tidak menerima aliran air bersih, Direktur PDAM Tirta Tanjung, Dudi Darmawan, SH, memberikan klarifikasi resmi terkait penyebab gangguan serta langkah penanganan yang sedang dilakukan. Klarifikasi ini disampaikan pada Kamis (21/11) sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Penyebab Krisis: Pipa Utama Korosi dan Pompa Rusak

Dalam keterangannya, Dudi membenarkan bahwa gangguan distribusi terutama dirasakan di Desa Bogak dan beberapa wilayah lain. Gangguan ini dipicu oleh kerusakan serius pada infrastruktur inti PDAM.

“Kami memahami betul keluhan masyarakat. Kondisi ini sangat kami sesalkan, dan kami berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin,” ujar Dudi.

Hasil investigasi teknis menunjukkan bahwa:

Pipa transmisi utama mengalami korosi berat akibat usia pemakaian dan kondisi lingkungan.

Sejumlah pompa air rusak karena beban kerja berlebihan dan minimnya perawatan.

Dudi mengakui bahwa perawatan infrastruktur PDAM selama ini belum optimal karena keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.

Upaya Darurat: Tangki Air, Posko Pengaduan, dan Sumber Air Alternatif

Untuk meredam dampak krisis, PDAM Tirta Tanjung telah melakukan langkah darurat, antara lain:

1. Mengirimkan tangki air bersih secara rutin ke wilayah yang terdampak.

2. Membuka posko pengaduan untuk menampung keluhan masyarakat.

3. Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari sumber air alternatif.

“Kami sadar langkah ini hanya solusi sementara. Prioritas utama kami adalah memperbaiki kerusakan infrastruktur secepat mungkin,” jelasnya.

Perbaikan Butuh Waktu 2–3 Bulan

Perbaikan pipa dan pompa diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga bulan, karena membutuhkan biaya besar dan tahapan teknis yang kompleks. Sambil menunggu penyelesaian, suplai air bersih melalui mobil tangki akan tetap dilakukan.

Dukungan untuk Pejabat Teknis yang Kompeten

Menanggapi desakan warga agar Bupati menempatkan pejabat yang kompeten dalam urusan air bersih, Dudi menyatakan dukungan.

“Kami mendukung adanya pejabat yang benar-benar fokus dan berdedikasi agar persoalan air bersih dapat ditangani secara berkelanjutan.”

Instruksi Bupati: Semua Pihak Diminta Bertindak Cepat

Krisis ini turut menjadi perhatian serius Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, yang telah menginstruksikan seluruh dinas dan unit terkait untuk mempercepat penyelesaian. Pemkab juga memastikan akan menyiapkan alokasi anggaran tambahan untuk peningkatan kualitas infrastruktur PDAM.

“Kami berharap masyarakat tetap bersabar dan memberikan dukungan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” tutup Dudi.

(Erwanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *