Batu Bara, Radar007.com — Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Batu Bara yang mencapai sekitar Rp74 miliar menuai perhatian publik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Batu Bara, Dr. Meilinda Suryati Lubis, S.STP., M.A.P, memberikan penjelasan komprehensif terkait penyebab dan fungsi strategis SiLPA dalam pengelolaan keuangan daerah. Keterangan tersebut disampaikan Dr. Meilinda kepada awak media melalui pesan WhatsApp pada Kamis, (2/4/2026).
Ia menegaskan bahwa besarnya SiLPA bukan semata-mata mencerminkan lemahnya perencanaan anggaran, melainkan merupakan konsekuensi logis dari dinamika pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, terdapat sejumlah faktor utama yang mempengaruhi terbentuknya SiLPA.
Pertama, adanya efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Nilai kontrak hasil tender kerap lebih rendah dibandingkan pagu anggaran yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan sisa anggaran yang jika diakumulasikan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan menjadi cukup signifikan.
Kedua, SiLPA juga dipengaruhi oleh waktu penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat yang kerap terjadi di penghujung tahun anggaran. Beberapa jenis alokasi seperti tunjangan guru (THR dan gaji ke-13) serta bantuan darurat pascabencana seringkali baru ditransfer setelah perubahan APBD disahkan oleh DPRD.
“Karena dana tersebut masuk mendekati bahkan pada akhir Desember, maka tidak memungkinkan untuk direalisasikan dalam tahun berjalan dan akhirnya tercatat sebagai SiLPA,” jelasnya.
Ketiga, dari perspektif fiskal, SiLPA memiliki fungsi strategis dalam menjaga stabilitas keuangan daerah. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menutup potensi defisit pada tahun anggaran berikutnya serta menjaga likuiditas kas daerah agar tetap aman dan terkendali.
Dengan demikian, keberadaan SiLPA dinilai tidak selalu berdampak negatif, melainkan juga menjadi bagian dari mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.
(Erwanto)












