SEI BERINGIN, INHIL, RADAR007.com – (28 Agustus 2026) Kebakaran lahan kembali menjadi perhatian serius di wilayah Kelurahan Sei Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kali ini, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Parit 18 yang diduga merupakan lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda) Inhil. Luasan area yang terdampak disebut mencapai puluhan hektare.
Hingga Jumat, 28 Agustus 2026, kobaran api dilaporkan belum sepenuhnya padam.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena titik api berpotensi kembali membesar, terutama apabila masih terdapat bara yang menjalar di lapisan gambut maupun vegetasi kering di sekitar lokasi.
Informasi mengenai kebakaran ini menjadi sorotan karena kawasan yang diduga terbakar berada pada lahan yang berkaitan dengan aset pemerintah daerah.
Apabila luasan yang terbakar benar mencapai puluhan hektare, peristiwa tersebut tidak hanya menyangkut persoalan kebakaran lahan, tetapi juga menyentuh aspek perlindungan aset daerah dan pengawasan terhadap pemanfaatan maupun kondisi lahan milik pemerintah.
Situasi di lapangan membutuhkan penanganan cepat dan terukur. Api yang belum padam sepenuhnya harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.
Pendinginan dan penyisiran terhadap titik-titik bara menjadi penting untuk mencegah munculnya kembali api yang dapat meluas ke kawasan lain.
Selain penanganan darurat, publik juga patut mendapatkan informasi yang jelas mengenai luasan lahan yang sebenarnya terbakar, status kepemilikan lahan, penyebab kebakaran, serta langkah pengawasan yang telah dilakukan oleh instansi terkait.
Transparansi menjadi penting agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang terjadi.
Kebakaran lahan dalam skala besar bukan persoalan sederhana. Selain berpotensi menimbulkan kerugian terhadap aset, asap yang dihasilkan juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kualitas lingkungan. Karena itu, penanganan tidak semestinya berhenti setelah api berhasil dipadamkan, tetapi perlu dilanjutkan dengan penelusuran penyebab dan evaluasi terhadap sistem pencegahan kebakaran.
Sampai berita ini disusun, kondisi api di lokasi disebut masih belum padam sepenuhnya. Pemerintah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan tindakan maksimal, sekaligus memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai perkembangan penanganan kebakaran tersebut.
Pertanyaan publik kini mengarah pada dua hal utama: seberapa luas sebenarnya lahan yang terbakar dan apa yang menjadi penyebab kebakaran di kawasan tersebut? Jawaban atas dua pertanyaan itu penting untuk memastikan penanganan berjalan transparan sekaligus mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Perlu ditegaskan, informasi terkait status lahan dan penyebab kebakaran masih memerlukan verifikasi resmi dari pihak berwenang. Setiap dugaan harus ditelusuri berdasarkan fakta dan bukti di lapangan, agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.
Redaksi akan terus memantau perkembangan kebakaran lahan di Parit 18,dan 19 Kelurahan Sei Beringin, serta menunggu keterangan resmi dari pihak terkait mengenai luas area yang terbakar, penyebab kejadian, dan langkah penanganan selanjutnya.
( IR )










