Prof Dr KH Sutan Nasomal: “Terimakasih Bapak Presiden Prabowo Subianto Atas Momen Penting di Hari Pahlawan Nasional”

banner 120x600
Potret istimewa Pengangkatan Presiden RI ke-2 HM Soeharto menjadi Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Jakarta, Radar007.com — Akhirnya presiden ke-2 RI Alm HM Soeharto ditetapkan menjadi Pahlawan Rakyat Indonesia akhirnya diakui sudah. Kilas balik perjuangan Presiden RI ke-2 sangat penuh jasa jasa yang istimewa. Indonesia sangat aman dan makmur terutamanya.

Prof Dr KH Sutan Nasomal mengatakan, bahwa sebuah catatan emas dalam sejarah Jenderal Besar H.M SOEHARTO telah mendorong PEMBANGUNAN semua daerah baik pembangunan Desa atau kota. Kesuksesan Program Transmigrasi menjadi kemakmuran INDONESIA selama 32 tahun. GBHN dan REPELITA membuka kepercayaan semua negara negara dunia untuk bekerja sama investasi besar. Kawasan industri menyerap jutaan Masyarakat dan kepentingan mengembangkan teknologi sangat berhasil.

“Catatan tinta emas sejarah Jenderal Besar H.M SOEHARTO melegenda ke seluruh dunia bahwa dengan ketenangan serta kebesaran jiwanya semua suku dan adat di muliakan dalam persatuan bersama BHINEKA TUNGGAL IKA,” tulisnya, Selasa (11/11).

Semoga sejarah perjuangannya selama menjadi RI ke-2 akan menambah ke ilmuan para pelajar nasional menjadi suri tauladan bahwa Jendral Besar H.M SOEHARTO seorang lelaki yang penyabar dan bijaksana merangkul Masyarakat bersama petani nelayan dan pengusaha agar berkarya untuk Indonesia Maju

“Doa dari rakyat Indonesia tidak akan pernah putus untuk Jenderal Besar H.M SOEHARTO sebagai rasa terimakasih mengenang jasa jasanya,” tutur Prof Sutan.

Berikut daftar 10 tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional beserta jasanya

 

1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid dari Provinsi Jawa Timur (Pahlawan dengan perjuangan politik dan pendidikan Islam).

2. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto dari Provinsi Jawa Tengah (Pahlawan bidang perjuangan).

3. Almarhumah Marsinah dari Provinsi Jawa Timur (Pahlawan bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan).

4. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja dari Provinsi Jawa Barat (Pahlawan dalam bidang perjuangan hukum dan politik).

5. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dari Provinsi Sumatera Barat (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan Islam).

6. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dari Provinsi Jawa Tengah (Pahlawan bidang perjuangan bersenjata).

7. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan dan diplomasi).

8. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil dari Provinsi Jawa Timur (Pahlawan bidang perjuangan pendidikan Islam).

9. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih dari Provinsi Sumatera Utara (Pahlawan bidang perjuangan bersenjata).

10. Almarhum Zainal Abidin Syah dari Provinsi Maluku Utara (Pahlawan bidang perjuangan politik dan diplomasi) Zainal Abidin Syah adalah Sultan Tidore ke-37 yang memimpin sejak tahun 1946 hingga wafatnya pada tahun 1967.

 

Narasumber: PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH MH Tokoh Pers Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

Editor: Nol-nol Tujuh 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *