
MAKASSAR, Radar007.com — Bukan sekadar hadir menunaikan ibadah, Kapolsek Tamalate Polrestabes Makassar Kompol Muhammad Idris, S.H., M.H. memanfaatkan momentum Safari Jumat untuk membangun kedekatan langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat benteng keamanan lingkungan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Shiratal Mustaqim, Jalan Daeng Pasawi Dalam Lorong 7, RT 012/RW 003, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (4/9/2026).
Kompol Muhammad Idris hadir bersama Waka Polsek Tamalate AKP Kaharuddin, Kanit Binmas IPTU Fendy Sjahril, Panit 1 Unit Binmas IPDA Arwin Saleh, S.H., M.H., Panit Opsnal Unit Intelkam IPDA Irwan, S.H., serta jajaran Bintara yang menduduki jabatan di lingkungan Polsek Tamalate.
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut disambut hangat Ketua Pengurus Masjid Shiratal Mustaqim, Syamsuddin Hadeng, bersama para jamaah.
Safari Jumat ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat. Bagi Kapolsek Tamalate, menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Safari Jumat ini merupakan bentuk silaturahmi Polri dengan tokoh agama dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tamalate,” ujar Kompol Muhammad Idris.
Kapolsek Baru Turun Langsung, Sampaikan Pesan Kamtibmas
Usai pelaksanaan salat Jumat, Kompol Muhammad Idris memperkenalkan diri kepada para jamaah sebagai Kapolsek Tamalate yang baru. Namun, perkenalan tersebut tidak berhenti pada seremoni.
Ia langsung menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan keselamatan warga.
Salah satu perhatian yang disorot adalah potensi kebakaran rumah, terlebih di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan.
Masyarakat diminta tidak lengah terhadap berbagai sumber api yang kerap dianggap sepele, mulai dari kompor gas, colokan atau instalasi listrik, hingga puntung rokok.
Pesan tersebut dinilai penting mengingat kelalaian kecil dapat berubah menjadi bencana besar yang tidak hanya menghanguskan harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.
Keamanan Lingkungan Tak Bisa Hanya Dibebankan kepada Polisi
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Warga diminta ikut menjaga keamanan, memperkuat kepedulian antarwarga serta segera berkomunikasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas maupun situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Menurutnya, komunikasi yang cepat antara masyarakat dan kepolisian menjadi salah satu kunci untuk mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
“Kami berharap komunikasi yang baik antara kepolisian, pemerintah, tokoh agama dan masyarakat dapat terus terjalin. Dengan koordinasi yang baik, setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,” ungkap Kompol Muhammad Idris saat dikonfirmasi awak media.

Safari Jumat tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya soal kehadiran polisi ketika terjadi persoalan, tetapi bagaimana polisi dan masyarakat mampu membangun komunikasi sebelum persoalan itu terjadi.
Di tengah berbagai potensi gangguan kamtibmas dan ancaman kebakaran, kepedulian warga menjadi bagian penting dari upaya menciptakan wilayah Tamalate yang aman, damai dan kondusif.
Laporan: Robby Rambi




