Asahan, Radar007.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-D) Kabupaten Asahan resmi dilantik pada Kamis, 24 September 2026, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Pesantren YPQ, Jalan Jahe, Kecamatan Sentang, Kisaran Timur.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PJI-D, M. Mayusni Talau, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, insan pers dan unsur pemerintahan.
Kepengurusan DPC PJI-D Kabupaten Asahan dipimpin H. Humaidy Syamsuri Pane sebagai ketua, Drs. H. Simbolon, M.Si. sebagai sekretaris, dan Drs. Isa Harahap, M.Si. sebagai bendahara. Ketua panitia pelantikan dipercayakan kepada Drs. Hasbi Simbolon, M.Si.
Mengusung motto “Menjaga Etika Jurnalistik Sebagai Pilar Utama Jurnalis PJI-Demokrasi yang Kredibel di Era Digital”, pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai agenda organisatoris, tetapi juga sebagai momentum memperkuat profesionalisme dan integritas insan pers di Kabupaten Asahan.
Dewan Penasehat PJI-D Asahan, Armen, menegaskan bahwa membawa nama demokrasi merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja jurnalistik yang independen, objektif dan berlandaskan fakta.
Menurutnya, PJI-D diharapkan mampu menjadi penyambung aspirasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah yang kritis, empiris dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah.
“Pers yang sehat dan berdaya adalah pers yang berpihak pada kebenaran objektif, bukan pada kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PJI-D M. Mayusni Talau menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai Pancasila, UUD 1945 serta Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesi.
Ia menyebut kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab, etika dan profesionalisme. Menurutnya, media cetak, media online maupun media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan informasi dan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat kehidupan demokrasi.
“Pers harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, kritis dan konstruktif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik, koreksi dan masukan dari insan pers sepanjang disampaikan berdasarkan fakta dan data.
Ia berharap PJI-D Asahan dapat membangun komunikasi serta kolaborasi yang sehat dengan pemerintah, tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial.
Dalam sambutannya, Wabup juga menyinggung sejumlah program pemerintah, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), program pendidikan, serta Koperasi Desa Merah Putih. Khusus Koperasi Desa Merah Putih, disebutkan sekitar 107 koperasi di Kabupaten Asahan telah disiapkan untuk segera diaktifkan sebagai salah satu instrumen penggerak ekonomi masyarakat desa.
Rianto menegaskan, kritik pers merupakan bagian dari proses evaluasi pembangunan.
“Pemerintah tidak alergi terhadap kritik dan koreksi. Kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan data justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.
Pelantikan DPC PJI-D Kabupaten Asahan tersebut diharapkan menjadi titik awal konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran jurnalis dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, berimbang dan mencerdaskan masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan PJI-D tidak hanya menjadi wadah organisasi profesi, tetapi juga bagian dari ekosistem demokrasi yang menjunjung independensi pers, etika jurnalistik dan kepentingan publik.
Reporter: Erwanto











