Warga Soroti Maraknya Dugaan Peredaran Sabu, Kapolsek Pulau Raja Diminta Buktikan Kinerja; Kapolres Asahan Didorong Turun Tangan

banner 120x600

Aek Loba (Asahan), Radar007.com — Keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu kembali mencuat di wilayah Kecamatan Aek Kuasan, Bandar Pulau, dan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Sejumlah warga menilai aktivitas yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut belum sepenuhnya teratasi, sehingga memunculkan kritik terhadap kinerja aparat di wilayah hukum Polsek Pulau Raja.

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat mengaku kembali menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu di beberapa titik lokasi. Bahkan, warga menyebut lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tersebut kerap berpindah-pindah.

 

Salah satu titik yang disebut-sebut oleh warga berada di kawasan belakang Puskesmas Aek Loba, tepatnya di Pekan Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan. Warga menduga lokasi tersebut baru digunakan dalam beberapa hari terakhir.

“Menurut informasi yang kami dengar, lokasi itu baru sekitar tiga hari digunakan. Sebelumnya diduga aktivitas serupa berada di tempat lain lalu berpindah,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Senin (9/3/2026).

Selain itu, warga juga menyebut adanya dugaan aktivitas serupa di kawasan Gunung Sari, Kecamatan Aek Songsongan, yang menurut informasi masyarakat kembali muncul sejak beberapa hari terakhir.

Situasi ini membuat masyarakat merasa khawatir dan resah, karena mereka menilai peredaran narkotika dapat merusak lingkungan serta membahayakan generasi muda di daerah tersebut.

Sejumlah warga bahkan mulai mempertanyakan efektivitas langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat di wilayah hukum Polsek Pulau Raja.

“Kalau memang benar ada aktivitas peredaran sabu di wilayah ini, masyarakat tentu berharap aparat dapat bertindak lebih tegas. Jangan sampai muncul kesan bahwa persoalan ini tidak mampu ditangani,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Kritik tersebut muncul karena warga menilai peredaran narkotika di sejumlah desa di wilayah tersebut kerap kembali muncul meski sebelumnya sempat mereda.

Masyarakat kini berharap pimpinan Polres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut dan memastikan adanya langkah penindakan yang nyata di lapangan.

Menurut warga, komitmen aparat kepolisian dalam memerangi narkoba perlu dibuktikan melalui tindakan yang tegas terhadap siapa pun yang terlibat, baik yang diduga sebagai bandar, pengedar, maupun jaringan yang berada di belakangnya.

“Kalau memang ada jaringan narkoba di wilayah ini, kami berharap semuanya ditindak tanpa tebang pilih. Masyarakat hanya ingin lingkungan kami bersih dari narkoba,” tegas seorang warga lainnya.

Warga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memulihkan rasa aman sekaligus memastikan wilayah tersebut tidak menjadi titik rawan peredaran narkotika.

Bagi masyarakat di Bandar Pulau, Aek Songsongan, dan Aek Kuasan, pemberantasan narkoba bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan mendesak untuk melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkotika.(Mjs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *