Jakarta, Radar007.com — Pengamat hukum pidana internasional sekaligus komentator isu global, Sutan Nasomal, menyampaikan pandangannya mengenai dinamika geopolitik Timur Tengah serta potensi hubungan strategis antara Iran dan Indonesia di masa mendatang.
Dalam keterangannya kepada sejumlah media cetak dan daring, Prof. Sutan Nasomal menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan baru di Iran, yang dikaitkan dengan sosok Mojtaba Khamenei, dapat membawa arah baru bagi stabilitas negara tersebut sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.
Menurutnya, Mojtaba Khamenei dikenal sebagai ulama yang dihormati di kalangan masyarakat Iran karena pengalaman dan pemahamannya dalam berbagai bidang keilmuan serta dinamika sosial politik di negaranya.
Prof. Sutan Nasomal menilai, dalam situasi konflik yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah, kepemimpinan yang kuat dan berpengalaman sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas nasional serta menghadapi berbagai tantangan geopolitik.
“Iran merupakan negara yang memiliki sejarah panjang dalam hubungan persahabatan dengan Indonesia. Kerja sama di berbagai bidang, seperti perdagangan dan pendidikan, telah terjalin cukup lama dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Prof. Sutan Nasomal.
Ia juga menilai bahwa dukungan politik dan kerja sama internasional dari sejumlah negara sahabat dapat memperkuat posisi Iran dalam menghadapi dinamika konflik global yang tengah berkembang.
Namun demikian, Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa situasi konflik yang berkepanjangan berpotensi memicu eskalasi yang lebih luas apabila tidak segera diupayakan penyelesaian melalui jalur diplomasi internasional.
Ia berharap Indonesia dapat memainkan peran strategis sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip perdamaian dunia.
Menurutnya, pemerintah Indonesia memiliki posisi penting untuk mendorong dialog terbuka antara berbagai pihak yang terlibat konflik guna mencegah meluasnya ketegangan yang dapat berujung pada konflik besar, termasuk potensi ancaman penggunaan senjata nuklir.
“Indonesia memiliki peran moral dan diplomatik untuk mendorong terciptanya perdamaian dunia melalui dialog dan kerja sama internasional,” katanya.
Prof. Sutan Nasomal juga menyoroti pentingnya solidaritas global dalam mendukung negara-negara yang mengalami konflik maupun tekanan geopolitik, termasuk dukungan terhadap upaya kemerdekaan dan kedaulatan negara-negara yang masih menghadapi berbagai bentuk penindasan.
Di tengah situasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, ia mengajak masyarakat dunia untuk tetap mendoakan terciptanya perdamaian serta hubungan yang saling menguntungkan antara Iran dan Indonesia di masa mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah media nasional dan internasional melalui sambungan telepon dari kantor pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Kompleks Kopassus, Jakarta, pada Selasa (10/3/2026). (**)
Narasumber: Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH,PhD Komentator Dunia Pakar Hukum Pidana Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Jenderal Kompii Ketua Umum YLBHCCI Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS







