PRINGSEWU, Radar007 – Aktivitas penambangan galian tanah urug menggunakan alat berat di Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, dikeluhkan warga setempat serta para pengguna jalan. Sabtu, (22/8/2026).
Pasalnya, operasional hilir mudik armada truk pengangkut tanah tersebut dinilai memicu polusi udara dan membuat jalan jadi kotor.
“Iya, ini debunya masuk ke warung,” ujar warga Rt. 02/02 pekon setempat yang enggan menyebutkan namanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, lalu lintas kendaraan truck pengangkut tanah hasil galian di kawasan pemukiman warga tersebut menyisakan ceceran tanah di sepanjang jalan.

Saat cuaca terik, kondisi ini menimbulkan kepulan debu yang mengganggu pengendara motor yang melintas. penyiraman menggunakan mobil tanki air, tidak serta-merta menghalangi debu untuk masuk ke rumah warga, malah membuat jalanan menjadi licin.
Udin, Salah seorang pengendara roda dua yang melintas mengeluhkan kondisi jalan yang kotor dan mengganggu pernapasan.
“Debunya sangat mengganggu, apalagi ini gak pake masker,” keluhnya. (Maskur)










