Diduga Jadi Pengendali Peredaran Sabu di Sukaramai, Sosok “R” Diminta Segera Ditindak APH

banner 120x600
Labura, Radar007.com

Meski operasi pemberantasan narkotika terus digencarkan aparat penegak hukum, keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya peredaran sabu yang dikendalikan seorang pria berinisial “R” semakin memuncak.

Sosok “R” disebut-sebut sebagai aktor utama di balik jaringan distribusi narkotika jenis sabu di Lingkungan Sukaramai, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Namun hingga kini, yang bersangkutan diduga masih bebas menjalankan aktivitasnya dan seolah sulit tersentuh hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar007.com dari sejumlah sumber di lapangan, “R” diduga menjalankan bisnis haram tersebut dengan sistem yang terorganisir rapi melalui perantara, sehingga menyulitkan proses pengungkapan.

“Nama R ini sudah jadi rahasia umum di kalangan warga Sukaramai, Kelurahan Aek Kota Batu. Padahal lokasi aktivitasnya disebut tidak begitu jauh dari Mapolsek NA IX-X,” ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, Sabtu (2/5/2026).

Kondisi ini memicu kegelisahan masyarakat yang mendesak pihak Polres Labuhanbatu maupun BNN untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Warga menilai, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya menyasar pengguna atau pelaku lapangan, melainkan harus menyentuh aktor utama yang diduga menjadi pengendali jaringan.

“Kami butuh aksi nyata, bukan sekadar menangkap pemakai kecil. Tangkap bandar besarnya, karena dari sanalah sumber kerusakan generasi muda bermula,” tegas salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat khawatir apabila dugaan aktivitas “R” terus dibiarkan, maka masa depan generasi muda di Lingkungan Sukaramai, Kelurahan Aek Kota Batu, akan semakin terancam oleh bahaya laten narkotika.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak aparat penegak hukum terkait belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

(Mjs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *