Putra Mahkota Kerajaan Gowa Serukan Kebangkitan Adat, Silaturahmi di Balla Lompo Saumata Perkuat Marwah Warisan Leluhur

Foto: Istimewa

banner 120x600

GOWA, Radar007.com – Komitmen menjaga marwah adat dan menghidupkan kembali warisan budaya Kerajaan Gowa kembali ditegaskan. Putra Mahkota Kerajaan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju, melakukan kunjungan silaturahmi ke Balla Lompo ri Saumata, Jalan Karaeng Makkawari, kediaman Rumpun Gallarrang Saumata, Selasa (14/7), sebagai bagian dari upaya mempererat persatuan keluarga besar Kerajaan Gowa sekaligus memperkuat eksistensi nilai-nilai adat di tengah arus modernisasi.

Pertemuan yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban itu menjadi simbol kuat bahwa ikatan kekeluargaan dan semangat menjaga warisan leluhur masih hidup di tengah masyarakat Gowa. Nilai-nilai luhur seperti sipakatau, sipakalabbiri, sipakainga’, dan sipappacei kembali ditegaskan sebagai fondasi moral yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi ajang temu keluarga, tetapi juga melahirkan berbagai gagasan strategis untuk memperkuat pelestarian budaya di wilayah Saumata. Berbagai langkah dibahas guna memastikan adat, sejarah, dan identitas budaya Gowa tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Dalam kesempatan itu, Andi Muhammad Imam Daeng Situju menegaskan bahwa kejayaan Kerajaan Gowa sejak dahulu dibangun di atas fondasi persatuan keluarga, tokoh adat, dan masyarakat. Karena itu, silaturahmi harus terus dijadikan ruang untuk memperkokoh kebersamaan sekaligus merumuskan langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya.

“Sudah saatnya kita kembali kepada nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan para leluhur sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Tugas kita bukan hanya menjaga warisan ini, tetapi memastikan generasi mendatang mengenal, mencintai, dan meneruskannya. Kegiatan-kegiatan adat yang berlandaskan nilai-nilai Islam juga harus kembali dihidupkan agar adat dan syariat berjalan berdampingan sebagai kekuatan pemersatu masyarakat Gowa,” tegasnya.

Sementara itu, Rumpun Gallarrang Saumata menyatakan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam menjaga identitas budaya Gowa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan generasi muda, penguatan nilai-nilai adat, serta kolaborasi dalam berbagai agenda pelestarian kebudayaan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya sinergi yang semakin kuat di antara seluruh rumpun keluarga besar Kerajaan Gowa. Dengan persatuan yang kokoh, marwah adat diyakini akan tetap terjaga, budaya akan terus berkembang, dan nilai-nilai luhur peninggalan para leluhur akan tetap menjadi pedoman bagi kehidupan masyarakat Gowa di masa depan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *