Denpasar, Radar007.com — Jajaran Polda Bali terus memperkuat sinergitas dengan masyarakat dan pelaku usaha transportasi laut guna menjaga keamanan serta keselamatan penumpang pada jalur penyeberangan Sanur – Nusa Penida, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesisir, khususnya kawasan pantai di Sanur, Kota Denpasar.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pertemuan bersama Asosiasi Fastboat Sanur (AFAS), penyedia jasa kapal wisata, nelayan, serta sejumlah instansi terkait. Pertemuan ini bertujuan meningkatkan koordinasi dalam menjamin keselamatan penumpang, ketertiban aktivitas pelabuhan, serta pengawasan terhadap wisatawan yang menggunakan transportasi laut dari dan menuju Nusa Penida.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit II Ditintelkam Polda Bali menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, operator fastboat, serta masyarakat pesisir dalam mencegah potensi kecelakaan laut maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan.
Hal ini dinilai penting mengingat tingginya mobilitas penumpang pada rute Sanur – Nusa Penida, terutama menjelang periode libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Selain itu, pihak KSOP Kelas II Benoa turut menyampaikan pentingnya pengawasan keselamatan pelayaran serta kepatuhan terhadap standar operasional transportasi laut. Sementara itu, PT Jasa Raharja Bali memberikan penjelasan terkait perlindungan asuransi bagi para penumpang apabila terjadi kecelakaan transportasi laut.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Polda Bali bersama masyarakat juga melaksanakan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Matahari Terbit, Sanur. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 400 peserta, yang terdiri dari Bendesa Adat Sanur, anggota Polri, Asosiasi Fastboat Sanur, komunitas ojek online Bali, serta masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keamanan dan keselamatan penumpang pada jalur penyeberangan Sanur – Nusa Penida dapat terus terjaga. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga diperkenalkan serta disosialisasikan pemanfaatan aplikasi berbasis website “Cakrawasi” sebagai sarana pengawasan terhadap aktivitas wisatawan asing.
Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat mendukung sistem pengawasan yang lebih terintegrasi antara Polri, pelaku usaha pariwisata, pengelola akomodasi, operator fastboat, serta instansi terkait lainnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polda Bali dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali menjelang periode libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.(Red/Tim)





