Labuhanbatu Utara, Radar007.com — Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Kampung Toba, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Warga menyebut wilayah tersebut belakangan kerap dikaitkan dengan aktivitas peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh dua orang yang dikenal dengan inisial KH dan N.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebutkan, aktivitas mencurigakan diduga kerap terjadi di beberapa titik di kawasan Kampung Toba. Lokasi yang disebut-sebut berada di sekitar area kolam hingga kawasan simpang tower, yang menurut warga sering terlihat orang keluar masuk dalam waktu singkat.
“Sudah lama masyarakat mendengar kabar tentang aktivitas sabu di daerah ini. Orang datang tidak lama lalu pergi lagi,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Dari penelusuran informasi yang berkembang di tengah masyarakat, dua nama yang paling sering disebut adalah KH, yang disebut-sebut beraktivitas di sekitar kawasan musala kebelang area kolam, serta N yang menurut warga kerap dikaitkan dengan aktivitas di sekitar simpang tower yang tidak jauh dari lokasi kolam tersebut.
Meski demikian, warga menegaskan bahwa informasi tersebut masih sebatas dugaan yang berkembang di tengah masyarakat dan berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara serius untuk memastikan kebenarannya.
Lebih jauh, sejumlah warga juga menyebut bahwa peredaran narkotika di kawasan Kampung Toba diduga tidak berdiri sendiri. Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan pasokan narkotika yang berasal dari wilayah Kampung Baru, Kecamatan Kualuh Hulu.
Dalam percakapan warga, nama seseorang berinisial U disebut-sebut sebagai pihak yang diduga menjadi salah satu sumber pasokan sabu ke beberapa wilayah di sekitar Kualuh Hulu. Dugaan ini semakin memperkuat anggapan masyarakat bahwa peredaran narkotika di kawasan tersebut memiliki jaringan yang saling terhubung.
Tidak hanya itu, informasi lain yang beredar juga menyebut adanya dugaan keterkaitan jaringan dengan wilayah Desa Sidua-dua, Kecamatan Kualuh Selatan. Di wilayah tersebut, dua nama lain yang dikenal dengan inisial K dan T juga kerap disebut-sebut warga sebagai bagian dari jaringan yang diduga memiliki sumber pasokan yang sama.
Rangkaian informasi ini semakin menambah keresahan masyarakat yang berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penelusuran dan penyelidikan secara menyeluruh.
Warga berharap Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, S.H., M.H., dapat menindaklanjuti informasi yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga apabila benar terdapat jaringan peredaran narkotika, dapat segera diungkap dan ditindak sesuai hukum yang berlaku.
“Kalau memang ada jaringan seperti yang disebut-sebut warga, masyarakat berharap aparat bisa membongkar sampai ke sumbernya, bukan hanya menangkap pengguna saja,” ungkap seorang tokoh masyarakat.
Masyarakat menegaskan, harapan mereka sederhana: lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba demi masa depan generasi muda di wilayah Kualuh Hulu dan Kualuh Selatan.(Red/Tim)












