*14 Tahun Jadi Karyawan, Bu Watik Sukses Bangun Salon Sendiri dan Cetak Perias Mandiri*

banner 120x600

Purworejo, 20 April 2026 – Bu D. Pujiwati, 60 tahun, warga Kampung Brengkelan RT 02 RW 04, Kelurahan Purworejo, adalah potret perempuan pekerja keras. Ia merintis usaha salon sendiri setelah 14 tahun menjadi karyawan salon milik orang lain.

“Saya membuka salon sendiri sebelum tahun 1980,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin malam (20/4/2026).

Dulu, salon miliknya sangat ramai. Banyak siswa SMK yang magang dan masyarakat umum belajar merias di sana. Kini, murid-muridnya sudah mandiri. “Ada yang dari Bandung belajar di sini, sekarang sudah buka usaha sendiri. Tetangga sini juga ada yang belajar, lalu bisa bekerja,” kenangnya.

*Suka Duka 14 Tahun Jadi Karyawan*
Perjalanan Bu Watik tidak mudah. Selama 14 tahun ia bekerja ikut orang. “Sukanya, saya jadi pintar. Dukanya, kadang profesi di salon dipandang sebelah mata. Padahal kami bekerja baik-baik, tidak melakukan hal aneh-aneh,” tuturnya.

Setelah 14 tahun, ia memberanikan diri membuka salon mandiri di rumah. Berkat usaha itu, ia bersyukur bisa menyekolahkan ketiga anaknya hingga kuliah. Saat masih menumpang di rumah ibunya, listrik sering anjlok karena daya tidak kuat untuk alat potong rambut saat pelanggan ramai.

“Dulu kalau keramas ya jongkok. Kalau sekarang sudah canggih, ada kursi khusus untuk keramas,” katanya sambil tersenyum.

Dahulu ia mempekerjakan 3–4 karyawan dan memberi nama usahanya Watik Salon. “Karyawan saya sering keluar masuk. Kalau keluar, biasanya karena sudah jadi pengantin,” ujarnya. Kini ia bekerja sendiri karena persaingan semakin banyak dan pelanggan tidak seramai dulu.

*Makna Kartini di Matanya*
Bagi Bu Watik, R.A. Kartini adalah sosok perempuan tangguh, pemberani, cantik, dan keibuan. “Kalau lihat fotonya saja sudah terpancar. Ibu Kartini berhasil mengubah citra kaum perempuan. Beliau membawa perempuan jadi mandiri dan membuka jalan pendidikan agar perempuan bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

*Pesan untuk Perempuan Masa Kini*
Ia berpesan agar perempuan tidak bergantung sepenuhnya pada suami. “Kalau bisa, cari penghasilan sendiri. Zaman sekarang, kalau perempuan bekerja bisa membantu suami,” tegasnya.

Mustakim

www.radar007.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *