* Ketua PGRI Purworejo: Maksimalkan Jam Mengajar Guru Sambil Menunggu Rekrutmen PPPK/CPNS*

banner 120x600

Purworejo – Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, http://S.Pd., menyampaikan pandangan terkait persoalan kekurangan guru saat diwawancarai di Kantor PGRI, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Irianto, semua pihak harus memahami bahwa saat ini Purworejo masih kekurangan guru. Karena itu, Dinas Pendidikan menginstruksikan agar kinerja guru yang ada dimaksimalkan.

“Di jenjang SMP, ada guru yang mengajar minimal 24 jam per minggu. Artinya, jam mengajar mereka masih bisa dimaksimalkan. Misalnya, satu guru ditambah 6 jam per minggu, maka menjadi 30 jam. Jika ada 1.000 guru dikali 6 jam, berarti ada tambahan 6.000 jam pelajaran per minggu,” jelasnya.

Langkah ini menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu Pemerintah Daerah merencanakan seleksi PPPK atau CPNS. Meski demikian, perhitungan kebutuhan guru tidak bisa dilakukan serta-merta karena pertimbangannya cukup rumit.

Irianto juga menanggapi kebijakan Plt  Sekda dulu  yang melarang penerimaan tenaga wiyata bakti. Menurutnya, kebijakan itu dapat diterima asalkan Pemda mampu memenuhi kebutuhan guru melalui penambahan jam mengajar seperti di atas.

Untuk jenjang SD, opsi guru mengajar dua kelas sekaligus tetap harus dihitung secara cermat. Walau ada pembekalan mengajar kelas rangkap, beban guru dan kualitas pembelajaran harus jadi pertimbangan utama.

“Jika sekolah benar-benar kekurangan guru, rapat komite sekolah bisa menjadi jalan keluar. Sekolah dapat mengontrak guru secara mandiri dengan gaji yang bersumber dari iuran wali murid melalui komite. Kontrak ini bersifat fleksibel dan bisa dihentikan kapan saja sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Irianto menegaskan, kekurangan guru tidak boleh sampai menghambat proses pendidikan. “Jangan sampai pendidikan terhenti hanya karena kurang tenaga pengajar. Semua pihak harus mencari solusi terbaik,” pungkasnya.

Mustakim

 

www.radar007.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *