*”30 Finalis Adu Pesona, Bagus Roro Purworejo 2026 Siap Lahirkan Duta Pariwisata Baru”*

banner 120x600

*PURWOREJO* – Grand Final pemilihan Bagus Roro Purworejo 2026 berlangsung meriah di Ganeca Convention Hall, Sabtu malam (16/5/2026). Acara puncak ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Naera Anjar Pujisusilo, http://S.Kom., http://M.Eng., menjelaskan bahwa pemilihan Bagus Roro merupakan ajang mencari putra-putri terbaik daerah untuk menjadi duta pariwisata Purworejo 2026.

“Bagus untuk putra dan Roro untuk putri. Prosesnya sudah kami mulai sejak awal tahun melalui sosialisasi di sekolah-sekolah. Pasca Lebaran, kami menggelar seleksi tertulis, wawancara, dan uji bakat,” jelas Naera.

Sebanyak 30 finalis atau 15 pasang Bagus Roro mengikuti masa karantina dan pembekalan sejak 13 Mei 2026. Malam sebelumnya, 15 Mei, mereka tampil dalam fashion show dan unjuk bakat di Art Center.

“Penilaian dilakukan secara akumulatif sejak seleksi awal hingga malam final ini. Kami nilai performa mereka selama karantina dan saat grand final,” tambahnya.

Ke-30 finalis otomatis menjadi anggota Paguyuban Bagus Roro dan akan berperan sebagai agen pariwisata. Namun, hanya pasangan juara pertama, Bagus dan Roro Purworejo 2026, yang akan mewakili kabupaten di ajang Mas dan Mbak Jawa Tengah 2026.

“Kami akan membekali pemenang dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk kompetisi di tingkat provinsi. Finalis yang belum terpilih tetap punya peran penting,” ujar Naera.

Ia merinci, akan ada predikat Wakil Bagus, Wakil Roro, hingga duta persahabatan, intelijensia, berbakat, literasi, dan integritas. Semua duta akan dilibatkan dalam kegiatan Dinas Pariwisata, termasuk menjadi brand ambassador produk ekonomi kreatif.

Pada malam preliminary, 30 finalis menampilkan busana batik karya perajin lokal binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Purworejo. Ketua Dekranasda, Ibu Dion, yang juga menjadi juri malam ini, mendukung penuh promosi batik lokal melalui ajang ini.

“Siapa pun yang menyukai busana yang ditampilkan bisa langsung menghubungi perajinya untuk pembelian,” kata Naera.

Dewan juri terdiri dari 5 orang, yakni alumni Bagus Roro Purworejo 2015, Ketua Paguyuban Mas Mbak Jateng Purworejo, seniman dan praktisi media Eko Sutopo, Ketua Dekranasda Ibu Dion, serta Putra Kebudayaan Nasional Nur Kholis.

Naera optimistis Purworejo bisa meraih hasil lebih baik dari tahun lalu. Pada 2025, Bagus Purworejo masuk 10 besar Mas Jateng, sementara Roro Purworejo meraih gelar Mbak Persahabatan Jawa Tengah. Akun Instagram Paguyuban Bagus Roro Purworejo juga dinobatkan sebagai pengelola media sosial terbaik se-Jateng.

“Dengan dukungan pemerintah, ekonomi kreatif, dan potensi luar biasa para finalis tahun ini, kami yakin bisa meraih prestasi lebih tinggi di 2026,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi meningkatnya dukungan dunia usaha sebagai sponsor. “Banyak sektor usaha yang baru bergabung tahun ini. Bahkan ada yang主动 menawarkan kerja sama tanpa kami datangi,” pungkasnya.

Mustakim

www.radar007.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *