
*Purworejo* – Suasana Art Center Purworejo meriah pada Jumat malam (15/05/2026). Kegiatan _Preliminary Event_ Pemilihan Bagus Roro Purworejo 2026 resmi digelar, dihadiri langsung Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Bangun Erlangga Ibrahim, http://S.STP., M.M., serta Kabag Prokopim Adi Pawoko, http://S.STP., M.M.
Kepala Dinporapar Bangun Erlangga Ibrahim menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum Grand Final Bagus Roro 2026 yang akan digelar pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.
*Uji Bakat 10 Finalis Terpilih*
“Ini adalah ajang untuk menampilkan bakat 10 finalis yang sudah tersaring sebelumnya melalui seleksi video. Malam ini mereka menampilkan bakat masing-masing, mulai dari seni budaya, bahasa, tari, hingga kemampuan lainnya,” ujar Bangun saat diwawancarai awak media.
Ia menambahkan, ajang ini juga berkolaborasi dengan pelaku industri ekonomi kreatif, khususnya kriya binaan Dinas Koperasi dan UMKM Purworejo. Desain batik Purworejo menjadi salah satu sorotan malam itu sebagai potensi unggulan daerah yang terus dikembangkan.

“Yang paling utama, adik-adik yang nantinya terpilih sebagai Bagus Roro Purworejo harus mampu mengembangkan dan mempromosikan potensi Kabupaten Purworejo,” tegasnya.
*Sudah Lewati Karantina dan City Tour*
Bangun memaparkan, para finalis telah melalui serangkaian tahapan sejak seleksi administrasi. Sejak 13 Agustus 2025, mereka mengikuti karantina dan pelatihan intensif sebagai bekal menjadi duta wisata Purworejo.
Menariknya, hari itu para finalis juga diajak _city tour_ ke beberapa destinasi wisata di Purworejo. Tujuannya agar mereka lebih mengenal sekaligus turut mempromosikan potensi wisata daerah.
“Dari hasil karantina dan pelatihan ini, mereka akan dinilai. Pada Grand Final nanti akan dipilih 5 besar terlebih dahulu, lalu kembali dinilai untuk menentukan Bagus dan Roro Purworejo 2026 beserta penghargaan lainnya,” jelasnya.
*Wadah Generasi Muda Tunjukkan Talenta*
Bangun mengapresiasi semangat para finalis. Menurutnya, ajang Bagus Roro menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan talenta.
“Mau menjadi yang terbaik atau tidak, itu ada dewan juri yang menilai. Yang terpenting, kita bisa memberikan kesempatan dan melihat sendiri bahwa adik-adik ini memiliki bakat luar biasa,” ujarnya bangga.
Ia berharap ajang ini bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata Purworejo sekaligus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan talenta muda daerah.
“Ke depan, kami ingin semakin banyak generasi muda yang merasa bahwa melalui Pemilihan Bagus Roro, mereka bisa bermitra dengan pemerintah untuk memajukan Purworejo,” pungkas Bangun.
Mustakim
www.radar007.com







