BRI Kanca Amlapura Genjot Pemberdayaan Pengrajin Batok Kelapa di Desa Abang, Tembus Pasar Nasional hingga Internasional

banner 120x600

Karangasem, Radar007.com — Komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program pemberdayaan berkelanjutan. Kali ini, BRI Kantor Cabang (Kanca) Amlapura mengakselerasi penguatan kapasitas Kelompok Pengrajin Batok Kelapa Sinar Mulya Abadi di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mengubah limbah batok kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing. Beragam hasil karya yang dihasilkan pun kian variatif—mulai dari perlengkapan rumah tangga, aksesoris, hingga souvenir khas daerah yang kini memiliki potensi pasar luas, bahkan menembus level nasional hingga internasional.

Pemimpin Cabang BRI Amlapura, Dwi Putra Apriyantono, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan pilar utama BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“BRI hadir bukan sekadar memberikan dukungan, tetapi memastikan para pelaku usaha mampu tumbuh berkelanjutan dan memiliki daya saing tinggi di pasar yang semakin kompetitif,” tegasnya.

Tak hanya sebatas pembinaan, BRI Kanca Amlapura juga menggelontorkan berbagai bentuk pendampingan intensif, mulai dari edukasi pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga pemahaman akses permodalan melalui layanan perbankan. Langkah ini menjadi kunci agar para pengrajin mampu “naik kelas” dan memperluas jaringan pemasaran secara signifikan.

Lebih dari itu, dukungan nyata juga diwujudkan melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada kelompok pengrajin. Dampaknya pun mulai terasa—yang sebelumnya hanya dikenal di lingkup lokal Karangasem, kini produk Sinar Mulya Abadi telah tampil dalam pameran di Jakarta, bahkan menembus pasar digital hingga ke luar negeri.

Ketua Kelompok Pengrajin Sinar Mulya Abadi menyambut positif langkah progresif BRI tersebut. Mereka menilai, pendampingan yang diberikan bukan hanya meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Sinergi antara sektor perbankan dan masyarakat ini diharapkan menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi lokal. Potensi Desa Abang yang sebelumnya terpinggirkan kini mulai bersinar, menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang tepat mampu menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *