Batu Bara, Radar007.com — Gelaran Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-VII Kabupaten Batu Bara, yang sejatinya menjadi ajang mempererat persatuan antar etnis dan melestarikan budaya lokal, kini tercoreng oleh ulah segelintir orang yang memanfaatkan momen sakral itu untuk meraup keuntungan lewat praktik perjudian terselubung.
Ketua DPC PJID ( Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi) Kabupaten Batu Bara, Mariati AB, S.Pd, mengungkapkan bahwa di tengah semarak hiburan rakyat, terdapat permainan ketangkasan yang diduga kuat mengandung unsur judi berkedok hiburan pasar malam. Selasa, (04/11/2025)
“Permainan ketangkasan bisa dikategorikan sebagai judi terselubung bila terdapat pertaruhan uang atau barang bernilai, hasilnya bergantung pada keberuntungan, dan dilakukan tanpa izin resmi. Jika ketiga unsur ini terpenuhi, maka itu jelas tindak pidana perjudian,” tegas Mariati dengan nada geram.
Ia pun meminta perhatian serius dari Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si., serta Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Hotasi Hasian Nainggolan, S.H., M.H., agar segera menertibkan dan menindak tegas oknum-oknum yang mencemari nilai luhur PSBD.
“Jangan biarkan kegiatan yang mengharumkan budaya daerah ini ternodai oleh kepentingan kelompok rakus yang menjadikan ajang budaya sebagai ladang judi,” pungkas Ketua PJID Kabupaten Batu Bara.
( Erwanto /Tim )










