Gudang Diduga Oplosan LPG di Klaten Digerebek Bareskrim Polri Dini Hari

banner 120x600
Klaten, Radar007.com 

Aparat dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi pengoplosan gas LPG di wilayah Jalan Pakis–Daleman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Penggerebekan tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Salah seorang warga, Tawar (70), mengaku melihat banyak aparat kepolisian berada di lokasi saat dirinya melintas pada pagi hari.

“Niki wau kebak ten mriku polisi-polisi. Antarane nggih jam 08.00 wau,” ujar Tawar saat ditemui, yang mengaku sempat melihat sejumlah mobil boks dan kendaraan aparat terparkir di sekitar gudang.

Namun, saat dirinya kembali dari mengantar cucunya ke sekolah, situasi sudah kembali normal dan aparat kepolisian tidak lagi terlihat di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, gudang tersebut kini dalam kondisi tertutup rapat dan telah dipasangi garis polisi. Lokasinya berada di tepi jalan raya yang menghubungkan Pakis dengan Solo Baru.

Di lokasi terpisah, tepatnya di Mapolsek Delanggu di jalur Jogja–Solo, terlihat sejumlah kendaraan angkut seperti truk, mobil pickup, dan mobil boks terparkir di halaman. Truk-truk tersebut tampak membawa tabung gas nonsubsidi berwarna pink, sementara beberapa mobil pickup mengangkut tabung gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram berwarna hijau.

Sekitar pukul 11.14 WIB, iring-iringan kendaraan yang terdiri dari tiga truk, empat mobil pickup, dan dua mobil boks terlihat keluar dari Mapolsek Delanggu secara konvoi dengan pengawalan mobil patroli. Rombongan tersebut bergerak menuju arah Klaten kota sebelum akhirnya tidak terpantau lagi di wilayah Kecamatan Ceper.

Kapolres Klaten, AKBP M Faruk Rozi, membenarkan adanya kegiatan penggerebekan tersebut. Ia menyebut operasi dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bersama jajaran Polres Klaten.

“Benar, personel Dittipidter Bareskrim didampingi Satreskrim Polres Klaten dan Polsek Wonosari melaksanakan pengecekan di lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan gas elpiji dari tabung 3 kilogram subsidi ke tabung nonsubsidi,” jelasnya.

Ia juga mengonfirmasi bahwa kegiatan tersebut dilakukan pada dini hari, meski belum merinci waktu pasti penggerebekan maupun jumlah barang bukti yang diamankan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan praktik ilegal tersebut.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *