Hadir Memulihkan Harapan Warga Bireuen, TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey dan Teguhkan Semangat Persatuan

banner 120x600

Bireuen, Radar007.com — TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga denyut kehidupan masyarakat dengan merampungkan pembangunan Jembatan Bailey di Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Rabu (28/1/2026). Pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam memulihkan akses vital warga sekaligus menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Rampungnya jembatan tersebut menjawab kebutuhan mendesak warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses penghubung antarwilayah. Dengan terbukanya kembali jalur transportasi, mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas harian kini dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan efisien.

Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Luthfi Arh Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan wujud kehadiran negara melalui TNI AD dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.

“Jembatan ini kami bangun untuk masyarakat Desa Jangka Mesjid. Mari kita manfaatkan dan jaga bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat adalah kunci agar fasilitas ini benar-benar memberi manfaat maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari selesainya konstruksi fisik, melainkan dari tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab demi kepentingan bersama.

Penyelesaian Jembatan Bailey ini melibatkan prajurit Zeni Kodam Iskandar Muda, yang bekerja bahu-membahu bersama unsur kewilayahan serta mendapat dukungan penuh dari partisipasi aktif masyarakat setempat. Kebersamaan ini menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong, persatuan, dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan rampungnya jembatan tersebut, TNI AD berharap masyarakat Desa Jangka Mesjid dapat kembali beraktivitas secara normal dan produktif. Lebih dari itu, kehadiran jembatan ini menjadi simbol bahwa persatuan antara rakyat dan aparat negara adalah fondasi utama dalam membangun Indonesia yang kuat, tangguh, dan berkeadilan.

TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat—bekerja, mengabdi, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui langkah-langkah nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

(Rdr007/One/Penpas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *