Lapas Labuhan Ruku Sentuh Hati Warga Binaan Lewat Pelatihan Moralitas: Renungkan Bakti Sejati kepada Orang Tua

banner 120x600

Batu Bara, Radar007.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter dan moral warga binaan.

Melalui kerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Indonesia, Lapas menggelar kegiatan pembinaan bertema “Hubungan Moral antara Orang Tua dan Anak”, yang berlangsung penuh makna di Aula Lapas. Selasa, (11/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi warga binaan untuk menumbuhkan kembali kesadaran tentang arti bakti, tanggung jawab, dan penghormatan kepada orang tua, sebagai bagian dari pembinaan moral menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

 

Materi Pelatihan: Refleksi, Bakti, dan Moralitas

Pelatihan dibimbing langsung oleh para narasumber dari yayasan, salah satunya Ibu Supi, yang dalam penyampaiannya menekankan pentingnya menata kembali hubungan antara anak dan orang tua sebagai bentuk pembenahan moral dan spiritual.

“Moralitas yang ditanamkan sejak dini adalah bekal terbaik bagi anak. Namun, bakti kepada orang tua merupakan cerminan hati nurani yang tulus. Kami berharap para warga binaan menjadikan momen ini untuk merenung, memaafkan masa lalu, dan bertekad menjadi pribadi yang lebih baik,”ujar Supi dalam arahannya.

 

Apresiasi Kalapas: Pembinaan Bukan Sekadar Keterampilan, tapi Akhlak

Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada yayasan yang telah memberikan pelatihan secara sukarela dan konsisten berkontribusi terhadap pembinaan moral warga binaan.

“Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan moralitas. Kegiatan ini merupakan pondasi penting agar warga binaan mampu memperbaiki pola pikir, menata kehidupan, dan menjadi insan yang berdaya guna ketika kembali ke masyarakat,” tegas Kalapas Soetopo Berutu.

 

Langkah Ke Depan: Pembinaan Bermartabat dan Berkelanjutan

Kegiatan ini merupakan kunjungan ketiga Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Indonesia ke Lapas Labuhan Ruku, dengan fokus pembinaan yang menitikberatkan pada:

Menurunkan perilaku negatif menjadi positif.

Mengendalikan ego dan emosi.

Membangun kedisiplinan dan tanggung jawab.

Menyadari kesalahan masa lalu melalui introspeksi moral.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Labuhan Ruku berencana menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ketua Yayasan, Erina Wongso, untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan berkelanjutan. Bahkan, program moralitas ini diharapkan dapat diakui setara dengan pendidikan Diploma 1 (D1), menandakan keseriusan Lapas dalam memberikan bekal karakter dan nilai moral yang kokoh bagi setiap warga binaan.

Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi panggilan hati untuk kembali pada nilai luhur keluarga, bakti kepada orang tua, dan pembentukan jati diri yang berakhlak.

( Erwanto )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *