Prabowo Tancap Gas Berantas Penguasaan Liar Hutan, Rp10,2 Triliun Aset Negara Berhasil Diselamatkan

Foto: Istimewa

banner 120x600
Jakarta, Radar007.com 

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara penyerahan hasil penyelamatan kekayaan negara senilai Rp10.270.051.886.464 di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026) kemarin.

Agenda strategis nasional tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat penegakan hukum, menertibkan penguasaan kawasan hutan, sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan tertib, adil, dan berpihak pada kepentingan negara serta rakyat Indonesia.

Dalam laporan yang disampaikan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), pemerintah berhasil menghimpun penerimaan negara mencapai Rp10,27 triliun dan mengembalikan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare ke pangkuan negara. Capaian monumental ini disebut sebagai bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menyelamatkan aset strategis bangsa dari penguasaan ilegal maupun praktik-praktik yang merugikan negara.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, penyelamatan kekayaan negara bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan langkah konkret untuk mengembalikan hak rakyat atas kekayaan nasional yang selama ini dikuasai pihak-pihak tertentu. Menurutnya, aset dan sumber daya strategis bangsa harus dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kesejahteraan rakyat serta memperkuat fondasi pembangunan nasional.

Kehadiran Sjafrie Sjamsoeddin dalam agenda besar tersebut juga menegaskan dukungan penuh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terhadap langkah pemerintah menjaga aset nasional sebagai bagian penting dari ketahanan dan kedaulatan negara.

Pemerintah menilai, menjaga kekayaan negara bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bagian dari strategi pertahanan nasional untuk memastikan Indonesia berdiri kuat, berdaulat, dan tidak lagi memberi ruang bagi mafia sumber daya alam menguasai aset bangsa.

(Bayu/Ugl/One)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *