PURWOREJO – RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Pengajian Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 (Kamis, 15/1/2026). Kegiatan berlangsung di Serambi Masjid Asy-Syifa mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh unsur direksi, pejabat struktural, dokter, kepala instalasi, kepala ruang, serta karyawan dan karyawati rumah sakit. Sejumlah tamu undangan, anak yatim, serta keluarga pendamping turut hadir.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Memaknai Isra Mi’raj, Menguatkan Integritas, Disiplin, dan Tanggung Jawab Civitas Hospitalia RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo.” Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan hadroh dari grup Syifaul Qolbi, disusul pembukaan, pembacaan Surat Yasin, tahlil, serta doa bersama yang dipimpin Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo.
Dalam sambutannya, Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes., menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam karena menjadi momentum turunnya perintah shalat lima waktu. “Isra Mi’raj menunjukkan betapa pentingnya shalat sebagai tiang agama dan sarana komunikasi antara hamba dengan Tuhannya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh civitas hospitalia untuk menjadikan momen ini sebagai ajang memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat etos kerja. “Melalui peringatan ini, mari kita perkuat integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tuturnya. Menurutnya, ibadah yang baik dapat menjadi sumber ketenangan sekaligus pembentuk akhlak yang tercermin dalam kinerja sehari-hari.
Selain pengajian, acara juga diisi kegiatan berbagi melalui pentasyarufan infak dan sedekah yang dikelola BAZNAS UPZ RSUD dr. Tjitrowardojo. Total 20 anak yatim menerima santunan, diikuti penyerahan bantuan kepada perwakilan petugas security, cleaning service, dan petugas taman. Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur bersama Wakil Direktur Umum dan Keuangan.
Acara ditutup dengan tausiyah oleh Ustadzah Siti Khuzaemah yang menekankan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momen lahirnya kewajiban shalat bagi umat Islam. Ia mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas shalat, serta memperbanyak amalan sunnah sebagai wujud ketaatan dan kedekatan kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Tjitrowardojo berharap iman dan takwa pegawai semakin meningkat, tali silaturahmi semakin erat, serta nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW dapat diamalkan baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.
Mustakim
www.radar007.com









