STIKES Pemkab Purworejo Siap Cetak Nakes Unggul, 90% Lulusan Terserap Kerja dalam 6 Bulan__

banner 120x600

*PURWOREJO* – STIKES Pemkab Purworejo menegaskan komitmennya sebagai pusat unggulan pendidikan kesehatan di Jawa Tengah bagian selatan. Dengan status akreditasi Baik Sekali hingga Unggul di seluruh program studi, kampus ini terus melahirkan tenaga kesehatan siap pakai yang terserap luas di dalam dan luar negeri.

Ketua STIKES Pemkab Purworejo menyampaikan, akreditasi resmi dari LAM-PTKes menjadi bukti mutu tata kelola, kurikulum, dan pengajaran di kampus. “Kami menerapkan perbaikan mutu berkelanjutan melalui sinkronisasi kurikulum dengan teknologi kesehatan terkini, sertifikasi kompetensi seperti BTCLS, serta penguatan karakter dan etika profesi,” ujarnya, Selasa [26/5/2026].

Hasilnya terlihat dari tingginya daya serap lulusan. Data tracer study terbaru menunjukkan 90% alumni sudah bekerja kurang dari 6 bulan setelah lulus. Banyak yang bahkan direkrut sebelum wisuda. Mereka kini bertugas di RSUD Dr. Tjitrowardojo, Puskesmas, rumah sakit swasta di Jateng, DIY, Jabodetabek, hingga program penempatan ke Jepang dan Timur Tengah.

Untuk mendukung kompetensi, STIKES Pemkab Purworejo memiliki laboratorium simulasi berkonsep _mini hospital*. Fasilitas ini meliputi lab gawat darurat, maternitas, anak, hingga keperawatan komunitas agar mahasiswa terbiasa praktik dalam kondisi mendekati nyata sebelum terjun ke lapangan.

Menjawab tantangan era digital, kampus juga mengembangkan pembelajaran hybrid, digitalisasi sistem informasi kesehatan, dan program bahasa asing intensif. “Lulusan kami harus adaptif terhadap telemedicine dan digitalisasi rekam medis, tapi tetap santun dan berkarakter,” jelasnya.

Ke depan, STIKES tengah mengkaji pembukaan prodi baru seperti Magister Administrasi Rumah Sakit, sekaligus meningkatkan kualifikasi dosen ke jenjang S3. Di sisi sosial, kampus aktif mendukung program Pemkab Purworejo melalui KKN tematik dan pendampingan posyandu untuk menekan stunting.

Akses pendidikan juga dibuka lebar lewat beasiswa KIP-Kuliah dan skema bantuan dari mitra swasta. “Kami ingin memastikan ekonomi bukan penghalang bagi putra-putri daerah menjadi tenaga kesehatan profesional,” tegasnya.

Di akhir, ia mengajak masyarakat menjadikan STIKES Pemkab Purworejo pilihan utama. “Mari bergabung. Di sini Anda tidak hanya belajar ilmu, tapi juga ditempa menjadi pahlawan kesehatan yang bermanfaat bagi bangsa, dimulai dari Purworejo,” pungkasnya.

Mustakim

www.radar007.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *