Wamenhan Dorong Revolusi SDM Berbasis AI, Siapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia

Foto: Istimewa

banner 120x600

Indonesia Siapkan Lompatan Besar SDM Digital, Wamenhan Dukung Transformasi ASN Berbasis AI

Radar007.com, Jakarta — Transformasi birokrasi Indonesia menuju era digital terus dipercepat. Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, menerima audiensi Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Muhammad Taufiq, bersama jajaran Indonesia Precision Policy Alliance (IPPA) dan Pijar Foundation di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pertemuan strategis tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam paparannya, Kepala LAN RI menjelaskan berbagai terobosan yang telah dilakukan dalam transformasi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui kolaborasi dengan Pijar Foundation, ASN kini memperoleh akses pembelajaran digital yang mencakup keterampilan masa depan (future skills), transformasi digital, kepemimpinan modern, hingga pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung kinerja pemerintahan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya besar menciptakan birokrasi yang tidak hanya responsif terhadap perubahan zaman, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di era revolusi industri berbasis teknologi.

Menanggapi hal tersebut, Wamenhan RI memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dinilai selaras dengan agenda pembangunan nasional. Menurutnya, investasi terbesar sebuah bangsa bukan hanya pada infrastruktur fisik, melainkan pada kualitas manusianya.

“Penguatan SDM unggul merupakan fondasi utama menuju Indonesia maju. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar lahir generasi yang siap menghadapi persaingan global,” tegas Wamenhan.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan manusia sebagai salah satu prioritas utama pemerintahan. Melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD), pemerintah berupaya mencetak generasi pemimpin yang berkarakter kuat, adaptif terhadap perubahan, inovatif dalam berpikir, serta mampu membawa Indonesia tampil kompetitif di tingkat dunia.

Wamenhan menegaskan bahwa kolaborasi yang terbangun hari ini bukan sekadar kerja sama kelembagaan, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Indonesia membutuhkan generasi terbaik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, jiwa pengabdian, serta semangat kebangsaan yang kuat.

Dengan semangat Best Hearts and Best Minds, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan mitra strategis diharapkan menjadi fondasi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa Indonesia melompat lebih jauh di tengah persaingan global yang semakin ketat.

 

(Bayu/One/Ugl)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *