Wayan Koster Sukseskan Solusi Darurat Sampah Bali, Era TPA Suwung Berakhir Setelah 42 Tahun

Foto: Istimewa

banner 120x600

R007 | Denpasar — Krisis pengelolaan sampah di Bali akhirnya mencapai titik balik penting. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang telah beroperasi sejak 1984, resmi memasuki fase penutupan pada 2026, menandai berakhirnya persoalan lingkungan yang telah berlangsung selama lebih dari empat dekade.

Di bawah kepemimpinan I Wayan Koster, pemerintah daerah mengambil langkah tegas dalam mengakhiri operasional TPA Suwung yang selama ini menjadi simbol kegagalan pengelolaan sampah di Pulau Dewata.

Selama 42 tahun, TPA Suwung bukan sekadar tempat pembuangan, tetapi telah berkembang menjadi persoalan kompleks. Tumpukan sampah yang mencapai puluhan meter, bau menyengat, serta pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan bagi warga sekitar menjadi kenyataan yang tak terhindarkan.

Berlokasi di kawasan TPA Suwung, tempat ini kerap disebut sebagai “bom waktu” lingkungan yang terus diwariskan dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya tanpa solusi tuntas.

Namun kini, pemerintah Provinsi Bali mulai menutup lembaran panjang tersebut. Kebijakan penutupan TPA Suwung menjadi langkah strategis dalam transformasi sistem pengelolaan sampah menuju metode yang lebih modern dan berkelanjutan.

Keputusan ini tidak hanya menyasar aspek teknis lingkungan, tetapi juga menjadi simbol keberanian politik dalam menyelesaikan persoalan lama yang selama ini dianggap sulit dipecahkan.

Dengan ditutupnya TPA Suwung, Bali diharapkan mampu memasuki babak baru dalam pengelolaan lingkungan, meninggalkan masa lalu yang penuh persoalan, dan bergerak menuju sistem yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *