Banjarnegara, Radar007.com — Perkumpulan Peternak Kambing Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, resmi membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (PERKANAS) Kabupaten Banjarnegara. Pembentukan organisasi tersebut dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi yang digelar di rumah Mulyadi, Desa Clapar, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, Sabtu malam (31/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum awal konsolidasi para peternak kambing di Banjarnegara dalam wadah organisasi resmi. Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya pendataan dan pengurusan Kartu Tanda Anggota (KTA), pembentukan struktur organisasi DPD PERKANAS Banjarnegara periode 2026–2028, serta pembahasan program kontes kambing.
Selain itu, acara juga dirangkaikan dengan kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi perangkat kontes. Diklat ini dipandang sebagai langkah awal penguatan kapasitas, profesionalisme, dan standarisasi dalam dunia peternakan kambing kontes, khususnya di wilayah Banjarnegara.
Prosesi pengukuhan pengurus DPD PERKANAS Banjarnegara dilakukan langsung oleh Ketua PERKANAS Banjarnegara, Juwanto, dan disaksikan jajaran pengurus serta sekitar 35 orang peternak kambing yang hadir dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.
Dalam sambutannya, Juwanto menegaskan komitmennya untuk menjadikan Banjarnegara sebagai salah satu sentra kambing kontes berkualitas di Jawa Tengah.
“Kami ingin membangun ekosistem peternakan kambing kontes yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Dukungan dan partisipasi semua pihak sangat kami butuhkan,” ujar Juwanto.
Ia juga menyampaikan bahwa mayoritas anggota DPD PERKANAS Banjarnegara merupakan generasi muda yang memiliki minat dan hobi di dunia peternakan, khususnya kambing. Menurutnya, aktivitas beternak—yang kerap disebut wong ngarit—memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Beternak kambing memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Mulai dari daging yang bisa dikonsumsi, susu yang dapat dimanfaatkan, hingga kotoran yang bisa diolah menjadi pupuk untuk pertanian,” jelasnya.
Oleh karena itu, Juwanto mengimbau agar profesi peternak, khususnya wong ngarit, tidak dipandang sebelah mata. Ia menilai sektor ini memiliki potensi besar sekaligus menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan nasional.
“Kami mengapresiasi para peternak kambing di Banjarnegara yang mayoritas masih berusia muda. Ke depan, DPD PERKANAS Banjarnegara akan memfasilitasi forum ini sebagai wadah silaturahmi, berbagi pengetahuan, dan pengembangan kapasitas peternak,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya DPD PERKANAS Banjarnegara, diharapkan sinergi antarpeternak semakin kuat dan mampu mendorong peningkatan kualitas serta daya saing kambing kontes dari Banjarnegara di tingkat regional maupun nasional.
(Rdr007/Ugl/Qo/One)








