* RSUD dr. Tjitrowardojo Sukses Jalani Uji Petik, Purworejo Makin Dekat Bebas Malaria*

banner 120x600

Purworejo, 17 April 2026 – RSUD dr. Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo berperan aktif dalam kegiatan uji petik eliminasi malaria. Kegiatan ini dilaksanakan oleh asesor Kementerian Kesehatan RI sebagai bagian dari upaya mewujudkan Purworejo bebas penularan malaria.

Uji petik merupakan tahapan penting dalam proses verifikasi eliminasi malaria. Tahapan ini memastikan seluruh indikator program pengendalian malaria telah terpenuhi secara optimal, mulai dari surveilans, diagnosis, tata laksana kasus, hingga sistem pelaporan.

Tim asesor yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari:
1. Komisi Ahli Malaria: dr. Ferdinan J. Laihad, MPHM dan dr. Rosalia Reni Arsanti, MPH
2. Kementerian Kesehatan RI: Riska Tiara Puspa Dewi, SKM dan Dimas Prayoga, SKM
3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah: Tri Dewi Kristini, SKM, http://M.Kes (Epid)
4. Balkesmas Wilayah Magelang: Wahyuni, SKM

Turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, dr. Budi Susanti, http://M.Sc beserta staf.

Dalam pelaksanaannya, RSUD dr. Tjitrowardojo menunjukkan komitmen mendukung program eliminasi malaria. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan diagnosis yang akurat, penatalaksanaan pasien sesuai standar, serta pelaporan yang terintegrasi dengan sistem surveilans kesehatan.

Komisi Ahli Malaria Kemenkes RI mengapresiasi kinerja RSUD dr. Tjitrowardojo. Dalam tiga tahun terakhir, rumah sakit ini dinilai berhasil menangani kasus malaria berat yang merupakan kasus impor, termasuk rujukan dari kabupaten lain, dengan hasil optimal. Capaian tersebut ditandai dengan nihil kematian akibat malaria selama periode tersebut. Hal ini mencerminkan kualitas pelayanan klinis serta kesiapsiagaan tim dalam menangani kasus secara komprehensif dan sesuai standar.

Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo menegaskan bahwa keterlibatan rumah sakit dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi pelayanan kesehatan untuk mendukung program nasional. “Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan serta berkontribusi aktif dalam upaya eliminasi malaria, agar target Purworejo bebas penularan malaria dapat segera terwujud,” ujarnya.

Melalui sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, dan dukungan Kementerian Kesehatan, Kabupaten Purworejo diharapkan dapat mencapai status eliminasi malaria secara berkelanjutan.

Mustakim

 

www.radar007.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *