Labura, Radar007.com
Sikap tertutup ditunjukkan Kapolsek Na IX-X, AKP G. Sinurat, saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan guna memperoleh klarifikasi resmi justru tidak mendapatkan respons yang substantif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu diduga semakin meresahkan warga di Lingkungan Sukaramai, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (2/5/2026), AKP G. Sinurat hanya memberikan jawaban singkat yang dinilai tidak menjawab substansi pertanyaan wartawan.
“Hehehe lae ku,” tulis Kapolsek dalam balasannya.
Respons tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat mengenai keseriusan aparat dalam menanggapi laporan dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan keresahannya. Menurutnya, aktivitas peredaran sabu di lingkungannya sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan membutuhkan tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
“Kami berharap ada tindakan nyata. Kalau dikonfirmasi saja sulit, bagaimana masyarakat bisa merasa aman untuk melapor,” ujarnya.
Minimnya keterbukaan informasi dari jajaran Polsek Na IX-X memicu desakan agar Kapolres Labuhanbatu segera turun tangan guna meminta klarifikasi atas sikap bawahannya sekaligus memastikan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum tersebut.
Di sisi lain, sosok berinisial R disebut-sebut warga sebagai aktor utama di balik dugaan distribusi sabu di Lingkungan Sukaramai, Kelurahan Aek Kota Batu. Namun hingga kini, yang bersangkutan terkesan belum tersentuh proses hukum, meskipun lokasi aktivitasnya disebut tidak jauh dari Mapolsek Na IX-X.
Warga khawatir, apabila kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan tegas, maka masa depan generasi muda di wilayah tersebut akan semakin terancam oleh bahaya narkotika.
(Mjs)








