Amukan Sungai Cibeureum Gerus Rumah Warga, Jalan Raya Pasirwangi Tertimbun Longsor

banner 120x600

Garut (Jabar), Radar007.com — Bencana hidrometeorologi melanda Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, pada Selasa malam (10/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta menutup akses Jalan Raya Pasirwangi akibat material longsor dari lereng gunung.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di Kampung Sukasari RT/RW 05/05 itu bermula dari meningkatnya debit air Sungai Cibeureum secara drastis akibat cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut. Arus sungai yang biasanya tenang berubah menjadi deras dan menggerus tebing di sekitar permukiman warga hingga merusak bagian belakang rumah.

Dua rumah warga dilaporkan terdampak cukup parah akibat peristiwa tersebut. Rumah milik Abdurohman (32) dengan luas sekitar 31 meter persegi mengalami kerusakan pada bagian belakang sepanjang 4 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Ia tinggal bersama tiga anggota keluarganya. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp60.000.000.

Sementara itu, rumah milik Muhamad Ismail (38) dengan luas sekitar 56 meter persegi juga mengalami kerusakan akibat tergerus arus sungai. Bagian rumah sepanjang 6 meter dengan tinggi sekitar 3 meter dilaporkan rusak dengan perkiraan kerugian mencapai Rp30.000.000.

Selain merusak rumah warga, bencana juga menyebabkan material longsor dari lereng gunung menutup Jalan Raya Pasirwangi di lokasi yang sama. Material berupa tanah, lumpur, dan batu menimbun badan jalan sepanjang sekitar 100 meter dengan ketebalan mencapai 40 sentimeter sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas masyarakat.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Camat Pasirwangi Bambang Rudjianto, A.T.D., M.M., Kapolsek Pasirwangi Iptu Wahyono Aji, SH., M.H., bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, KSPKT, serta jajaran Pemerintah Desa Padaawas yang dipimpin Kepala Desa Cucu Suryana, langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Dalam kondisi darurat tersebut, prioritas utama adalah keselamatan warga. Seluruh penghuni rumah yang terdampak berhasil dievakuasi ke rumah tetangga terdekat untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Sementara itu, di lokasi jalan yang tertutup material longsor, petugas bersama masyarakat bergotong royong melakukan pembersihan secara manual agar akses jalan dapat kembali dilalui. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat diatur secara bergantian dengan sistem satu jalur untuk mengurangi kemacetan.

Ketua Forum RW Desa Padaawas, Agus Salim, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk meminta bantuan alat berat guna mempercepat proses penanganan material longsor.

“Kami berupaya maksimal menangani situasi ini dengan sumber daya yang ada. Namun tantangan yang dihadapi cukup besar, sehingga kami juga telah mengoordinasikan permintaan bantuan alat berat kepada dinas terkait agar penanganan dapat dilakukan lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dan aparat setempat akan terus berupaya memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak bencana.

“Kami tidak akan berhenti berupaya hingga situasi benar-benar pulih dan warga merasa aman kembali,” tambahnya.

Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, meskipun warga masih tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

Pemerintah desa bersama pihak terkait kini menunggu dukungan lanjutan dari instansi terkait untuk membantu proses pemulihan bagi warga serta perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana tersebut.(Zarase)

 

Narasumber: Sekdes Desa Padaawas, Heru Ruhiyat

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *