Darurat Narkoba di Kualuh Hilir! Dua Pemain Baru Diduga Kuasai Peredaran Sabu, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Foto: Ilustrasi

banner 120x600

Labura, Radar007.com – Peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kian mengkhawatirkan dan dinilai telah memasuki tahap darurat. Warga menyebut aktivitas para pengedar kini semakin terang-terangan dan mulai mengancam keamanan lingkungan serta masa depan generasi muda di wilayah tersebut.

Informasi yang dihimpun Radar007.com pada Jumat (29/5/2026), mengungkap munculnya dua nama baru yang diduga mulai aktif mengendalikan peredaran sabu di kawasan Pasar IV Putat dan Pasar VI Putat. Ironisnya, kedua lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas itu hanya berjarak sekitar dua dusun.

Di wilayah Pasar IV Putat, seorang pria berinisial TRS disebut-sebut warga mulai aktif menjalankan bisnis haram narkotika jenis sabu. Sementara di kawasan Pasar VI Putat, nama YGS juga ramai diperbincangkan karena diduga ikut mengedarkan barang terlarang tersebut.

“Keduanya pemain baru, tapi pergerakannya sudah mulai jadi perhatian warga. Aktivitas mereka makin berani dan terkesan tidak takut,” ungkap seorang warga kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Masyarakat mengaku resah karena dugaan transaksi sabu disebut berlangsung cukup terbuka dan diduga telah memiliki jaringan pelanggan tetap. Kondisi ini membuat warga khawatir Kualuh Hilir perlahan berubah menjadi sarang peredaran narkoba apabila aparat penegak hukum tidak segera mengambil langkah tegas.

Warga menilai maraknya peredaran sabu bukan lagi persoalan biasa, melainkan ancaman serius yang dapat menghancurkan generasi muda dan merusak stabilitas sosial di tengah masyarakat.

“Kami takut anak-anak muda jadi korban. Kalau dibiarkan terus, narkoba bisa menghancurkan kampung kami,” ujar warga lainnya.

Masyarakat pun mendesak Satres Narkoba Polres Labuhanbatu serta aparat terkait agar tidak hanya fokus menangkap pengguna, tetapi juga memburu bandar, pemasok, dan jaringan yang diduga menjadi aktor utama peredaran sabu di Kecamatan Kualuh Hilir.

Warga berharap aparat segera melakukan penyelidikan mendalam dan tindakan nyata sebelum jaringan narkotika tersebut semakin berkembang luas dan sulit dikendalikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba yang disebut warga tersebut. Namun masyarakat berharap aparat bergerak cepat untuk memutus mata rantai narkotika yang dinilai semakin mengancam keamanan lingkungan dan masa depan generasi muda di Labura.

 

(Mjs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *