*DP3APMD Purworejo Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat SERAT KARTINI, Puspaga & UPT PPA*

banner 120x600

*PURWOREJO* – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Purworejo terus menggencarkan program penguatan keluarga. Tiga layanan utama yang jadi andalan tahun 2026 ini adalah _SERAT KARTINI Sekolah Perempuan Masa Kini_, _Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga)_, dan _layanan perlindungan melalui UPT PPA_.

Kepala DP3APMD Kabupaten Purworejo, Laksana Sakti, AP., http://M.Si., menegaskan keluarga adalah pondasi utama pembangunan daerah. Intervensi DP3APMD menyasar semua siklus hidup, mulai dari anak, remaja, perempuan dewasa, hingga pencegahan kekerasan.

“Kalau keluarganya kuat, masyarakatnya juga kuat. SERAT KARTINI kami dorong agar perempuan Purworejo makin berdaya secara ekonomi dan sosial. Puspaga jadi ruang belajar orang tua, dan UPT PPA siap 24 jam melindungi korban kekerasan,” jelas Laksana Sakti saat ditemui di kantornya, Senin 9/6/2026.

*SERAT KARTINI: Cetak Perempuan Berdaya & Mandiri*
SERAT KARTINI atau Sekolah Perempuan Masa Kini adalah program unggulan untuk pemberdayaan perempuan. Materinya fokus pada kemandirian ekonomi, kepemimpinan, literasi digital, hingga pencegahan KDRT dan perkawinan anak.

“Pesertanya ibu-ibu rumah tangga, pelaku UMKM, hingga perempuan kepala keluarga. Harapannya, lulusan SERAT KARTINI punya skill, berani bersuara, dan ikut menggerakkan ekonomi desa,” ujar Laksana.

Tahun 2026, kelas SERAT KARTINI sudah dibuka di 16 kecamatan. Alumni terbaik didorong menjadi _Agen Perubahan_ di lingkungannya.

*Puspaga: Ruang Belajar & Curhat Keluarga*
Untuk penguatan pola asuh, DP3APMD mengoptimalkan Puspaga. Layanan ini gratis dan terbuka untuk semua warga. Isinya konsultasi psikolog, kelas parenting, edukasi pencegahan stunting, hingga pendampingan keluarga.

“Masalah keluarga sekarang kompleks, dari gadget anak sampai gizi. Puspaga hadir biar warga tahu harus tanya ke mana. Semua konselor kami tersertifikasi,” tegas Laksana Sakti.

Sepanjang Januari-Mei 2026, Puspaga DP3APMD sudah melayani 347 keluarga. Kasus terbanyak adalah pola asuh digital dan pencegahan pernikahan anak.

*UPT PPA: Siaga 24 Jam Lindungi Korban*
Untuk penanganan kasus kekerasan, DP3APMD memiliki Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak. UPT PPA melayani pengaduan, pendampingan hukum, psikologis, hingga rumah aman bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami siapkan hotline 0821-3339-3300 yang aktif 24 jam. Masyarakat jangan takut melapor. Identitas pelapor kami jaga dan penanganan gratis,” kata Laksana.

*Kolaborasi Jadi Kunci*
Laksana Sakti menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi dengan PKK, penyuluh KB, TKSK, pemerintah desa, dan komunitas.

“Kami tidak bisa jalan sendiri. Prinsipnya keroyokan. Kalau semua pihak bergerak, target Purworejo Ramah Perempuan dan Layak Anak pasti tercapai,” pungkasnya.

Bagi warga yang ingin mendaftar SERAT KARTINI, konsultasi ke Puspaga, atau butuh layanan UPT PPA, bisa langsung datang ke Kantor DP3APMD Kabupaten Purworejo di Jalan Jend. Urip Sumoharjo. Untuk kondisi darurat, hubungi Call Center UPT PPA 0821-3339-3300.

Mustakim

 

www.radar007.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *