Peresmian Jembatan Panaraban Dawuhan Banjarnegara, Pulihkan Mobilitas Masyarakat.

banner 120x600

Banjarnegara, Radar007.com —

Setelah sempat ambruk akibat derasnya arus sungai, Jembatan Panaraban yang berada di Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, kini resmi rampung direhabilitasi.

Rampungnya pembangunan jembatan tersebut kembali membuka akses vital bagi masyarakat, khususnya warga Karangkobar, Pejawaran, dan Wanayasa, yang selama ini sangat bergantung pada jalur penghubung tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan bahwa selesainya rehabilitasi Jembatan Panaraban diharapkan mampu memulihkan mobilitas serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sebelumnya sempat terganggu.

“Dengan selesainya rehabilitasi jembatan ini, tentu akan sangat mempermudah mobilitas masyarakat. Jembatan ini merupakan jalur utama, baik untuk akses pendidikan, ekonomi, maupun menuju kawasan wisata Dieng,” ujar Bupati Amalia saat peresmian, Selasa, (20/1/2026).

Bupati Amalia juga mengimbau seluruh pihak untuk ikut menjaga hasil pembangunan agar Jembatan Panaraban dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, masih ditemukan beberapa titik di bagian bawah jembatan yang mengalami penggerusan akibat aliran sungai.

“Tadi kita melihat di beberapa titik di bawah jembatan memang terjadi erosi akibat aliran air. Karena itu, kita akan segera melakukan pemasangan bronjong sebagai langkah mitigasi, agar jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Menurut Bupati, rehabilitasi jembatan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada tahun anggaran 2025, mengingat masih banyaknya jembatan di berbagai wilayah yang mengalami kerusakan.

Dengan keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Banjarnegara memilih memprioritaskan perbaikan jembatan dibandingkan jalan.

“Tahun 2025 kita mengoptimalkan perbaikan jembatan. Percuma jalan bagus kalau jembatannya tidak ada, karena akses tetap terputus. Insyaallah di tahun 2026 kita mulai fokus pada perbaikan jalan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Winarsono, menjelaskan bahwa Jembatan Panaraban merupakan satu dari tujuh jembatan yang berhasil direhabilitasi pada tahun anggaran 2025.

Jembatan yang berada di ruas Karangkobar–Batur tersebut direhabilitasi dengan panjang 24 meter dan lebar 6 meter, dengan waktu pengerjaan selama empat bulan.

“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan rehabilitasi maupun pembangunan jembatan yang direncanakan pada tahun 2025 dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Yusuf.

Total anggaran rehabilitasi Jembatan Panaraban mencapai Rp4.719.971.970 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjarnegara.

( Rdr007/ugl/qo/One )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *