“Hari Masyarakat Adat Sedunia Momentum Memperkuat Persatuan, Kearifan Lokal, dan Martabat Bangsa”
Jakarta, RADAR 007– Sekretaris Jenderal Majelis Adat Indonesia (MAI), YM Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Masyarakat Adat Sedunia (International Day of the World’s Indigenous Peoples) yang diperingati setiap tanggal 9 Agustus.
Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis masyarakat adat sebagai penjaga nilai-nilai luhur, pelestari budaya, penjaga lingkungan hidup, serta pilar penting dalam menjaga persatuan dan keberlanjutan peradaban bangsa Indonesia.
“Inae Konasara Iee Pinesara, Inae Liasara Iee Pinekasara.” Siapa yang menghormati adat akan dihormati, siapa yang menjaga adat akan dimuliakan.
Falsafah luhur masyarakat adat tersebut, kata Dato’ Rafik, mengandung pesan universal bahwa adat istiadat bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga fondasi moral yang mampu membimbing kehidupan masyarakat menuju keharmonisan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.
“Dalam momentum Hari Masyarakat Adat Sedunia 2026 ini, saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk semakin menghargai, melindungi, dan memberdayakan masyarakat adat beserta seluruh hak-hak tradisionalnya yang dijamin oleh konstitusi. Keberadaan masyarakat adat adalah kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dirawat,” ujar Dato’ Rafik (9/08)
Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman adat, budaya, bahasa, dan tradisi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Keragaman tersebut bukanlah pemisah, melainkan kekuatan pemersatu yang membentuk identitas nasional Indonesia.
Sebagai organisasi yang menghimpun berbagai unsur adat dan budaya Nusantara, Majelis Adat Indonesia (MAI) berkomitmen untuk terus menjadi jembatan persatuan antar komunitas adat, memperjuangkan pelestarian nilai-nilai budaya, serta mendukung pembangunan nasional yang berakar pada kearifan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Dato’ Rafik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejuang adat, tokoh adat, pemangku adat, serta organisasi-organisasi masyarakat adat di seluruh Indonesia yang selama ini konsisten menjaga warisan leluhur di tengah arus globalisasi dan modernisasi.
Ucapan khusus juga disampaikan kepada Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia (FORMAKOM Indonesia) yang turut memperingati Hari Masyarakat Adat Sedunia tahun 2026 dengan semangat menjaga identitas budaya dan memperkuat persaudaraan antar masyarakat adat di Indonesia.
“Atas nama keluarga besar Majelis Adat Indonesia, kami mengucapkan Selamat Hari Masyarakat Adat Sedunia 9 Agustus 2026. Semoga masyarakat adat di seluruh Nusantara semakin maju, berdaulat, bermartabat, dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, berkeadilan, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” tutupnya.
Laporan : B. Silitonga










