Wartawan Didorong, Ponsel Dirampas di SPBU Suka Raja: FORWAKUM TIPIKOR Desak Polsek Indrapura Tangkap Pelaku dan Periksa Manajemen SPBU

banner 120x600

Batu Bara, Radar007.com — Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Kabupaten Batu Bara. Seorang wartawan media online Polhukrim.com, Mariati AB, menjadi korban dugaan penganiayaan saat meliput antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan Lintas Sumatera, Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, pada Jumat malam (06/12/2025).

Peristiwa bermula ketika Mariati mengambil dokumentasi antrean kendaraan yang mengisi BBM. Mendadak beberapa orang mendekatinya, merampas ponselnya, menghapus foto-video liputan, lalu mendorongnya hingga mengalami luka dan memar di tangan kiri.

“Mereka merebut ponsel saya, menghapus seluruh dokumentasi, lalu mendorong saya hingga tangan kiri luka,” ungkap Mariati.

Atas kejadian itu, Mariati resmi melapor ke Polsek Indrapura dengan Nomor: LP/13/99/XII/2025/SPKT/Polsek Indrapura/Polres Batu Bara/Polda Sumut.

Ketua FORWAKUM TIPIKOR, Alaiaro Nduru, SH, mengecam tindakan brutal tersebut dan mendesak Kepolisian, khususnya Polsek Indrapura, bertindak cepat dan tanpa kompromi.

“Jangan beri ruang bagi para pelaku. Tangkap mereka segera. Periksa juga manajemen SPBU karena ada dugaan kuat keterlibatan oknum petugas dalam aksi perampasan ini, termasuk indikasi praktik penimbunan BBM,” tegas Alaiaro, yang juga Pemimpin Redaksi Polhukrim.com, Sabtu (06/12/2025).

Selain itu, ia menyoroti surat edaran Pemkab Batu Bara No. 500.10.6/8426/2025 serta tindak lanjut Surat Gubernur Sumut soal distribusi JBT (Solar, Minyak Tanah) dan JBKP (Pertalite).

“SPBU dilarang melayani pengisian BBM menggunakan jerigen. Kami minta Kapolres Batu Bara bertindak tegas terhadap SPBU nakal yang masih melanggar aturan,” tambahnya.

Kasus ini kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan perlindungan terhadap jurnalis serta penindakan terhadap dugaan pelanggaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

(Erwanto/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *