
Panen raya padi yang dikelola Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Anugerah Pratama Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan panen dilaksanakan di area persawahan Desa Kragilan, Kecamatan Bayan, Selasa (10/3/2026).
Lahan yang sebelumnya merupakan lahan tidur selama hampir 20 tahun kini kembali produktif, dengan hasil panen padi varietas Ciherang dan Sri Dewi yang cukup baik. Direktur BUMDesma Anugerah Pratama Bayan, Eko Sofyan Haryadi, menjelaskan bahwa panen ini merupakan panen perdana dalam program ketahanan pangan yang dikelola BUMDesma bersama sejumlah desa di Kecamatan Bayan.
“Alhamdulillah setelah dilakukan identifikasi bersama berbagai pihak, sistem pengairan bisa diperbaiki dan lahan ini akhirnya dapat kembali ditanami padi,” ujarnya. BUMDesma juga mulai menerapkan sistem pertanian modern melalui mekanisasi seperti penggunaan traktor dan combine harvester guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, mengapresiasi langkah BUMDesma Bayan yang mengembangkan unit usaha di sektor pertanian. “BUMDesma diharapkan tidak hanya fokus pada simpan pinjam, tetapi juga mengembangkan usaha lain sesuai potensi wilayah, salah satunya di sektor pertanian,” katanya.
Panen padi di Kabupaten Purworejo saat ini belum berlangsung serentak dan diperkirakan mencapai puncaknya pada periode Maret hingga Mei 2026. Pemerintah juga mendukung petani melalui program penyerapan gabah oleh Bulog dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Mustakim
www.radar007.com









