Laporan | Maruly Silitonga
BATANG | RADAR007.COM Aktivitas penambangan material galian C di wilayah perbatasan Desa Sembung dan Desa Kalibalik, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, menuai sorotan dari masyarakat.[12/6/26)
Kegiatan pengerukan yang berlangsung di sekitar aliran sungai tersebut memunculkan kekhawatiran akan dampak lingkungan yang berpotensi terjadi jika tidak diawasi secara ketat.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat beroperasi melakukan pengerukan material dalam skala yang cukup intensif. Aktivitas tersebut memantik pertanyaan warga terkait legalitas kegiatan, pengelolaan lingkungan, serta pengawasan dari instansi yang berwenang.
Warga menilai pemerintah daerah dan aparat terkait perlu segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami tidak menolak usaha, tetapi jangan sampai lingkungan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat justru rusak. Pemerintah harus turun mengecek agar jelas, apakah kegiatan ini sudah memenuhi semua ketentuan atau belum,” ujar TM (58), salah seorang warga setempat.
Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Aktivitas penambangan di kawasan bantaran sungai berpotensi menimbulkan perubahan kontur lahan, erosi, kerusakan tebing sungai, hingga gangguan terhadap keseimbangan ekosistem apabila tidak dikelola sesuai kaidah teknis dan lingkungan.
Di sisi lain, keterbukaan informasi mengenai status perizinan dan dokumen pengelolaan lingkungan dinilai penting untuk menghindari spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat. Warga berharap pihak perusahaan maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.
Masyarakat juga mendesak pemerintah daerah, dinas teknis, serta aparat penegak hukum untuk melakukan verifikasi terhadap aktivitas penambangan tersebut. Langkah pengawasan dianggap penting guna memastikan pemanfaatan sumber daya alam tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola kegiatan terkait status perizinan maupun pengelolaan lingkungan di lokasi penambangan tersebut. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.










