Jakarta, Radar007.com – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Indonesia Youth Epicentrum (IYE) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai, apalagi menyebarluaskan, informasi yang belum terverifikasi terkait penanganan perkara narkotika. Seruan ini disampaikan menyusul klarifikasi resmi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara yang menegaskan bahwa isu dugaan ketidaksesuaian barang bukti narkotika seberat 1,5 kilogram merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.
Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Strategis IYE, Ruslan Padli, menegaskan bahwa penyebaran informasi tanpa dasar fakta bukan hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga dapat menciptakan keresahan serta menggerus kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran hoaks dan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang, serta mari bersama-sama mendukung langkah BNNP Sumatera Utara dalam memberantas peredaran narkotika,” ujar Ruslan, Selasa (7/7/2026).
Menurut Ruslan, klarifikasi yang disampaikan Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, merupakan bentuk keterbukaan institusi kepada publik di tengah berkembangnya berbagai spekulasi. Ia menilai transparansi menjadi langkah penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap berpijak pada fakta, bukan opini ataupun narasi yang belum terbukti.
Ia menekankan bahwa perang melawan narkotika tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Partisipasi masyarakat juga diperlukan, termasuk dengan bersikap kritis terhadap setiap informasi yang beredar dan tidak ikut memperkeruh situasi melalui penyebaran kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“IYE mengapresiasi komitmen Kepala BNNP Sumatera Utara beserta seluruh jajaran dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing isu-isu yang belum terbukti kebenarannya, tetapi justru bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.
IYE juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, peningkatan literasi informasi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Organisasi kepemudaan tersebut menilai bahwa di era digital, kemampuan masyarakat memilah informasi yang valid menjadi bagian penting dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Laporan: Ilham







